Veda Ega Pratama Jatuh di Q2, Start Ke-18 di Motegi
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Pemain PSS Sleman menjalani latihan di pantai, Minggu (23/1/2022) pagi / PSS Sleman
Harianjogja.com, JOGJA - Sebanyak 3 pemain PSS Sleman kemungkinan absen memperkuat Skuat Super Elang Jawa saat melakoni laga pekan ke-22 melawan Persik Kediri, Rabu (2/2/2022).
Ketiga pemain itu kemungkinan absen setelah pada hasil swab PCR terakhir yang dilakukan oleh Satuan Gugus (Satgas) Covid-19, dinyatakan positif. Saat ini ketiga pemain itu tengah menjalani karantina.
“Saat ini ketiga pemain tersebut sudah menjalani karantina. Kami terus berkoordinasi dengan pihak berwenang terutama Satgas Covid-19 Bali dalam hal ini mengenai protokol kesehatan yang belaku,” ujar dokter tim PSS, Feras Ardiles Muhammad.
Lebih lanjut Feras mengungkapkan satu dari tiga pemain itu mengalami gejala ringan. Ketiganya kini dikarantina secara terpisah agar masa pemulihan lebih cepat.
“PSS selalu menjalankan protokol kesehatan yang telah diterapkan oleh PT LIB dan Satgas Covid-19 di Bali baik itu di latihan, pertandingan maupun ketika di hotel. Keselamatan serta kesehatan pemain jadi poin utama untuk kami,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Operasi kebakaran Transhome ditutup, tetapi basement masih bersuhu 200 derajat Celsius dan satu armada damkar tetap disiagakan.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.