Jadwal Lengkap PSS Sleman Super League 2026-2027 Termasuk Derbi DIY
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
Pelantikan Pengurus Perbakin DIY periode 2022-2026, Sabtu (5/2/2022) malam- Sunartono/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA -- Pengda Perbakin DIY menargetkan penambahan fasilitas di sejumlah lapangan tembak di DIY. Hal ini dilakukan guna meningkatkan peroleh medali emas pada PON Aceh Sumut mendatang.
Ketua Perbakin DIY KPH Purbodiningrat menjelaskan KONI DIY memberikan target dua emas pada PON Aceh Sumut mendatang. Di sisi lain, Perbakin Pusat memberikan target DIY memperoleh empat hingga lima emas. Potensi mendapatkan emas sebenarnya masih besar karena DIY masih ada 16 nomor yang belum dapat diikuti pada PON Papua.
"Prof Joko menarget kami dua, tetapi [Perbakin] pusat kalau bisa empat atau lima. Tapi beliau [Letjen TNI Joni Supriyanto] tadi menyampaikan saya kasih tahu kuncinya, maka kami berharap Perbakin pusat juga memberikan bantuan untuk fasilitasi di DIY," katanya di sela-sela pelantikan Pengurus Perbakin DIY, Sabtu (5/2/2022) malam.
Purbo menambahkan untuk memperoleh target itu, pengurus akan melakukan gerak cepat menambah fasilitas lapangan tembak berada di lingkungan TNI Polri yang biasa dipakai anggota Perbakin. Fasilitas yang masih kurang adalah lapangan tembak sasaran. Sedangkan untuk tembak reaksi cepat sudah ada beberapa titik, salah satunya di Lanud Adisutjipto sedang dalam penambahan fasilitas sudah berjalan 70% dan ditargetkan tahun ini selesai.
"Sehingga kami akan memperbanyak penambahan fasilitas tembak sasaran. Kami kerja sama dengan lapangan tembak milik TNI dan Polri," ujarnya.
Ia mengaku penambahan fasilitas tersebut butuh anggaran yang tidak sedikit. Dana tersebut nantinya murni didapatkan dari patungan dari para penggemar olahraga menembak. "Sepertinya butuh anggaran lumayan, tetapi kami tidak mungkin menggantungkan ke KONI maupun Pemda DIY," ujarnya.
Ketua Umum Perbakin Pusat Letjen TNI Joni Supriyanto mengatakan DIY punya potensi atlet yang besar. Maka target peroleh medali harus di angka empat atau lima. Oleh karena itu harus memperbanyak kompetisi di level daerah melalui kerja sama dengan TNI Polri.
"Cara ini bisa dilakukan secara bergiliran, misalnya HUT TNI, HUT Polri setiap bulan bisa digelar untuk kejuaraan menembak. Dari sana akan banyak lahir atlet. Karena menembak ini butuh terus latihan dan kelebihannya tidak ada batasan usia, beda dengan cabang olahraga lain," ucapnya.
Ketua KONI DIY Joko Pekik Irianto menyatakan untuk menumbuhkan semangat menembak, ia menyarankan bukan hanya atlet yang rajin berlatih, melainkan pengurus Perbakin DIY sebaiknya membiasakan diri untuk berlatih menembak. "Target medali harus ditingkatkan, kemarin satu emas, maka ke depan harus dua," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.
Bursa karbon menjadi instrumen ekonomi hijau Indonesia. Simak cara kerja, mekanisme perdagangan, peserta, dan peluang cuan dari unit karbon.
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.