Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Para atlet MAC berlatih rutin dalam persiapan Porda XVI DIY di Stadion Mandala Krida, Minggu (10/4/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah atlet pada cabang olahraga (cabor) atletik perwakilan Kota Jogja tengah mempersiapkan fisik dan mental untuk berlaga pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI DIY yang digelar pada September mendatang.
Para atlet cabor atletik yang juga tergabung dalam Mandala Athletics Club (MAC) Jogja tersebut kini rutin menyelenggarakan latihan sebanyak empat kali dalam sepekan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan persiapan atlet untuk menghadapi perwakilan dari wilayah lain.
BACA JUGA: Ini Dia Keunikan Gending Gati Dirgantara, Kado Sultan kepada HUT TNI AU
Asisten pelatih MAC, Ednanda Brian Purnama mengatakan, wadah latihan ini dulunya didirikan oleh mantan atlet lompat tinggi yakni Eka Yunianta pada tahun 2000. Sampai saat ini MAC telah menjadi tempat bagi para atlet usia dini dan muda untuk mengembangkan bakat mereka.
Ednanda menyampaikan, untuk penyelenggaraan Porda XVI mendatang pihaknya mengirimkan tiga atlet pada cabor atletik yakni masing-masing pada lempar cakram, tolak peluru, dan juga lari estafet. Pihaknya menargetkan akan membawa pulang satu medali emas.
"Tidak muluk-muluk satu emas saja sudah senang," katanya, Minggu (10/4/2022).
BACA JUGA: Otopet Dilarang, Paguyuban: Banyak Orang Kehilangan Pekerjaan
Menurut dia, pada Porda sebelumnya pihaknya berhasil membawa pulang enam medali dengan dua di antaranya emas. Saat itu Kota Jogja memang menjadi tuan rumah. Pada tahun ini, target agak diturunkan karena sempat terkendala dengan tempat latihan akibat pandemi Covid-19.
"Dulu sempat di lapangan Macasan tapi sekarang sudah reguler di Mandala Krida," ungkap dia.
Berkaitan dengan persiapan, latihan fisik dan mental kepada para atlet yang akan berlaga saat ini terus dimaksimalkan. Misalnya saja pada cabor lempar cakram yang dikenal susah berkaitan dengan teknik pemosisian. Pihaknya akan coba untuk fokus pada hal itu.
"Latihan rutin tetap terus dilaksanakan dan juga latihan teknik. Karena pandemi juga kami jadi sempat terkendala proses latihan. Persiapannya bisa dibilang tidak sampai sebulan penuh," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Kebakaran rumah di Weru Sukoharjo menghanguskan bangunan dan isinya. Kerugian ditaksir Rp200 juta, termasuk uang dan perhiasan emas.
Indonesia meraih lima emas di Asian Games 2026 dan finis peringkat 16 dengan total 39 medali, melampaui target empat emas.
Eks pimpinan keselamatan OpenAI David Robinson mundur dan memperingatkan risiko keamanan AI serta pentingnya pengawasan independen.
Kasus korupsi pengurusan HGB menyoroti dugaan mafia tanah ATR BPN dan pentingnya pengawasan diskresi dalam pelayanan pertanahan.
Prediksi Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK Jakarta.