Putri KW Tersingkir di Denmark Open 2026, Kalah dari Wang Zhi Yi
Putri Kusuma Wardani kalah 17-21, 16-21 dari Wang Zhi Yi pada perempat final Denmark Open 2026. Indonesia tanpa wakil di tunggal putri.
Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana - Instagram : Badminton.ina
Harianjogja.com, GWANGJU — Wakil Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana lolos ke perempat final Korea Masters 2022, di Gwangju Womens University Stadium, Kamis (14/4/2022). Ganda putra Indonesia tersebut lolos ke perempat final usai mengalahkan wakil China, Ren Xiang Yu/Tan Qiang, 17-21, 26-24, dan 22-20.
Fikri/Bagas saat ini menjadi harapan terakhir Indonesia di Korea Masters 2022. Sebab, empat wakil Indonesia lainnya telah tumbang lebih dulu. Sebelumnya, dua pasangan ganda putra Indonesia langsung tersisih di babak 32 besar.
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.
Dalam laga yang digelar di Gwangju Yeonju Stadium, Rabu (13/4), Pramudya/Yeremia dikandaskan wakil Malaysia, Tan Kian Meng/Tan Wee Kiong dengan skor dramatis tiga gim 11-21, 21-16, 20-22. Sementara Leo/Daniel dihentikan pasangan China, Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi dengan tak kalah dramatis, 21-13, 19-21, 20-22.
Aryono Miranat, pelatih yang mendampingi di Korea mengatakan jika Leo/Daniel bermain kurang tenang dan kurang kontrol pada saat poin-poin akhir.
“Pengembalian bola selalu ingin keras baik smash atau drivenya, jadi malah terserang balik,” ucap Aryono,” dikutip dari laman PBSI.
“Bagi Pramudya/Yeremia kurang lebih sama. Di poin-poin akhir pengembalian bolanya kurang bagus akurasinya, jadi lawan lebih mudah mematikan,” sambungnya.
Lebih lanjut Aryono mengatakan bahwa penyebab kekalahan dua pasangan anak asuhnya hampir sama. Yaitu kurang bisa memanfaatkan kesempatan.
“Dua-duanya hampir sama, pada saat ada kesempatan untuk mendapat poin malah kurang kontrol, kurang tenang. Jadi malah akurasi pengembaliannya tidak bagus. Posisi kita jadi kurang baik, jadi waktu diserang balik mudah dimatikan,” ujar Aryono.
Aryono juga memastikan bahwa kekalahan ini bukan karena jenuh yang melanda tapi murni karena banyak kesalahan sendiri.
“Tidak bisa dikatakan jenuh, justru ini bagus buat mereka bermain dengan lawan yang bervariasi jadi bisa menambah jam terbang,” terang Aryono.
“Permainan sudah cukup baik, hanya saja harus dibenahi ketenangannya, kontrolnya, unforced errornya. Di samping ada beberapa kekurangan dari segi teknik,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Putri Kusuma Wardani kalah 17-21, 16-21 dari Wang Zhi Yi pada perempat final Denmark Open 2026. Indonesia tanpa wakil di tunggal putri.
Pelajari cara mengatur sorot lampu mobil, mulai dari menyiapkan dinding datar hingga memeriksa pola cahaya agar berkendara malam lebih aman.
Kabut asap dari karhutla memperburuk udara Singapura. PSI wilayah tengah mencapai 227, sementara pemerintah mempercepat distribusi masker N95.
Ketahui 10 dampak anak terlalu lama bermain HP, mulai dari gangguan tidur dan mata lelah hingga risiko konten tidak sesuai usia, serta cara membatasinya.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menang 21-17, 21-16 atas ganda Thailand dan melaju ke semifinal Denmark Open 2026.
Alda Callista Putri dari Papua Tengah terpilih sebagai Miss Indonesia 2026. Ia akan mempersiapkan diri menuju Miss World di Tanzania.