Stadion Piala Dunia 2034 Arab Saudi Berpotensi Berkurang dari 15 Jadi 10
Arab Saudi dikabarkan meninjau ulang pembangunan lima stadion Piala Dunia 2034. Jika rencana berubah, jumlah venue berpotensi turun dari 15 menjadi 10.
Pramudya Kusumawardana/ Yeremia E Y Y Rambitan - Instagram : Badminton.ina
Harianjogja.com, JOGJA — Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Yeremia Rambitan, Rabu (25/5/2022) siang meminta maaf terkait ucapan tak pantas yang kemudian viral di media sosial.
Ucapan permintaan maaf itu disampaikan oleh Yeremia melalui akun Instagram resmi PBSI.

"Halo semuanya. Atas nama saya pribadi, Yeremia, saya memohon maaf kepada PBSI, tim NOC Indonesia, dan pencinta bulutangkis Indonesia. Saya meyesali perbuatan saya dan khilfa saat bercanda dengan perkataan-perkataan saya," ucap pebulu tangkis berusia 22 tahun tersebut.
"Pelatih sudah menegur saya dengan keras dan juga saya sudah meminta maaf kepada volunteer tersebut. Sekali saya meminta maaf untuk semuanya," lanjutnya.
Sebelumnya, Yeremia ramai jadi perbincangan di media sosial karena ucapan tidak senonoh. Dalam rekaman yang beredar di media sosial, Yeremiah melontarkan ucapan "I love you and I want to f**k you" saat berbicara dengan seseorang di dalam sebuah bus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arab Saudi dikabarkan meninjau ulang pembangunan lima stadion Piala Dunia 2034. Jika rencana berubah, jumlah venue berpotensi turun dari 15 menjadi 10.
Sekitar 30 hektare sawah di Tirtohargo, Bantul, terdampak genangan akibat aliran Sungai Opak tersumbat. DKPP berkoordinasi untuk mengatasinya.
Wacana pembagian HP gratis sebagai bansos dikritik ekonom. Kebijakan itu dinilai berisiko membebani APBN dan tidak menyasar akar masalah.
Rektor IPB Alim Setiawan Slamet mendatangi Istana Kepresidenan di tengah kabar pelantikan sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih.
Kemenkes mencatat 1,6 juta orang dicurigai mengalami gangguan penglihatan dari 34 juta peserta pemeriksaan mata program CKG.
Satyawan Pudyatmoko tiba di Istana Kepresidenan di tengah isu pelantikan pejabat dan rencana pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional.