Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta per Bulan, Ini Aturannya
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Hambali Tholib - PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN — Pemain PSS Sleman Hambali Tholib buka suara terkait dengan keputusannya mengeksekusi tendangan penalti pada laga uji coba antara PSS Sleman melawan Bali United, Sabtu (4/6/2022) malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Hadiah penalti diberikan oleh wasit Agus Fauzan setelah Hambali mendapatkan tackle keras pemain Bali United, Willian Silva Costa Pachecho di dalam kotak terlarang. Laga uji coba sendiri, berakhir dengan kemenangan Bali United dengan skor 2-1.
“Kalo boleh jujur, itu penalti perdana saya sepanjang bermain sepakbola diluar latihan. Saya tidak percaya diri mengeksekusi pinalti tersebut pasalnya sewaktu di SSB sering gagal. Sehingga hal itu terbawa sampai sekarang,” katanya.
“Saya bilang ke Kaka Boaz untuk dia yang ambil, namun dia bilang 'Ini kesempatanmu adik, Kaka yakin adik bisa'. Dari situ saya langsung percaya diri dan tidak berpikir panjang. Alhamdulillah gol,” papar Hambali.
Sementara pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengungkapkan dirinya cukup puas dengan penampilan para pemain debutan.
“Tidak hanya Hambali Tholib saja, saya melihat secara keseluruhan para pemain debutan ini bermain dengan baik,” ujar Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai calon legenda sepak bola setelah Spanyol menang 3-1 atas Republik Ceko.
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Sebanyak 580 atlet dari Jawa Tengah dan DIY mengikuti kejuaraan pencak silat di Temanggung untuk pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi lahan perkotaan, pekarangan, dan aset pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.
Event di Jogja dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi kreatif dengan membuka peluang bagi UMKM, pekerja seni, dan pelaku usaha kreatif.