Veda Ega Pratama Jatuh di Q2, Start Ke-18 di Motegi
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
M Ridwan - PSS Sleman
Harianjogja.com, SOLO — Kiper PSS Sleman M Ridwan tampil perkasa di bawah mistar gawang saat timnya melawan Persis Solo, pada laga perdana Grup A Piala Presiden 2022, di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/6/2022) sore.
Tidak hanya menepis tendangan penalti dari Fabiano Beltrame di menit ke-84, M Ridwan juga sukses menjaga gawangnya dari kebobolan. Alhasil, PSS Sleman berhasil mencuri satu poin, setelah menahan imbang tanpa gol tim berjuluk Laskar SamberNyawa tersebut.
Melihat penampilan perkasa M Ridwan, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro pun angkat bicara. Pelatih asal Kalasan, Sleman itu menilai jika M Ridwan tampil oke di bawah mistar gawang pada laga kali ini.
“Dia tampil oke. beberapa kali melakukan penyelamatan, tapi ada beberapa kali momen yang harus diperbaiki,” kata Seto.
Menurut Seto, saat ini PSS Sleman masih memiliki dua kiper lainnya yakni Try Hamdani, Jandia Eka Putra. “Hharapannya ada kompetitor dan lebih meingkat secara individu,” jelas Seto.
“Saya pikir hasil kali ini tidak hanya Ridwan, tapi berkat semua pemain. Dan, nanti kita perbaiki kesalahan yang ada,” ucap Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai calon legenda sepak bola setelah Spanyol menang 3-1 atas Republik Ceko.
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Sebanyak 580 atlet dari Jawa Tengah dan DIY mengikuti kejuaraan pencak silat di Temanggung untuk pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi lahan perkotaan, pekarangan, dan aset pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.
Event di Jogja dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi kreatif dengan membuka peluang bagi UMKM, pekerja seni, dan pelaku usaha kreatif.