Matangkan Persiapan Muktamar ke-34, PBNU Perkuat Konsolidasi
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto (kanan) dan Fajar Alfian (kiri) berfoto di podium seusai laga final Daihatsu Indonesia Masters 2022, Minggu (12/6/2022)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih supremasi tertinggi di turnamen bulu tangkis Daihatsu Indonesia Masters 2022.
Pada final Indonesia Masters 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (12/6/2022) sore, ganda putra tuan rumah ini menang dua gim langsung dengan skor 21-10 dan 21-17 dalam tempo 36 menit atas wakil China, Liang Wei Keng/Wang Chang.
Dalam laga ini, juara Swiss Open 2022 itu tampil apik dari gim pertama saat meladeni ganda putra ranking 424 dunia itu.
BACA JUGA: Gantung Raket, Greysia Polii Mengenang Jatuh Bangun Kariernya
Pada gim kedua, peraih medali perak Asian Games 2018 itu sempat terkejar meski akhirnya bisa keluar dari tekanan wakil Negeri Tirai Bambu itu.
"Pada gim pertama kami bermain dengan nyaman. Sayang di gim kedua kami sempat terkendala angin. Beruntung kami percaya diri menghadapi mereka dan jauh lebih percaya diri saja," kata Fajar Alfian.
"Kami bermain lepas dan mencoba maksimal di depan net mengingat itu kelebihan mereka," Rian menambahkan.
Selepas menjadi juara di Daihatsu Indonesia Masters 2022, pasangan berakronim FajRi itu ingin tampil konsisten untuk mendongkrak peringkat.
Maklum selepas terpuruk di awal tahun, Fajar/Rian sekarang punya tekad keras untuk bisa masuk ke dalam jajaran lima besar ganda putra dunia.
"Kami mau lebih konsisten, selepas di Swiss Open kami ingin bermain lebih baik lagi dan masuk ke dalam lima besar ganda putra dunia," Fajar berharap.
BACA JUGA: Resmi, Greysia Polii Pensiun
Pasangan Fajar/Rian berhasil memberikan bukti masih menjadi yang terbaik di ganda putra Indonesia.
Selepas tampil kurang maksimal di babak awal pada turnamen German Open dan All England 2022, keduanya kembali ke performa terbaik.
Menurut pelatih kepala ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, kondisi Fajar/Rian menanjak seiring evaluasi yang sering dilakukan.
Terlebih di turnamen BWF level super 500 itu penampilannya paling signifikan dibandingkan pasangan lainnya.
"Ganda putra bisa konsisten karena mereka bertanggung jawab dan saya tidak henti-hentinya mengingatkan kepada mereka. Tidak hanya itu, kami juga mengevaluasi cara bermain mereka," tutur pelatih berjuluk Coach Naga Api itu.
Sayang langkah Fajar/Rian tidak diikuti Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Ganda putri peraih medali emas Sea Games 2021 itu kalah dari juara dunia 2021 asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, di final Indonesia Masters 2022.
Pasangan yang baru dipasangkan itu kalah dua gim langsung dalam tempo 42 menit dengan skor 18-21, 12-21 dari wakil Negeri Tirai Bambu tersebut.
Tunggal Putra:
Viktor Axelsen (Denmark) vs Chou Tien Chen (Chinese Taipei), 21-10, 21-12
Tunggal Putri:
Chen Yu Fei (China) vs Ratchanok Intanon (Thailand), 21-18, 18-21, 21-15.
Ganda Putra:
Fajar Alfian/Mohammad Rian Ardianto (Indonesia) vs Liang Wei Keng/Wang Chang (China), 21-10, 21-17.
Ganda Putri:
Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) vs Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Indonesia), 21-18, 21-12.
Ganda Campuran:
Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China) vs Thom Gicquel/ Delphine Delrue ( Prancis), 21-13, 21-14.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.