Peluang Timnas U-22 Indonesia Menipis di Persaingan Grup SEA Games
Peluang Timnas U-22 Indonesia menipis setelah kalah dari Filipina dan menunggu hasil Vietnam vs Malaysia untuk tetap bertahan di Sea Games 2025.
Timnas Indonesia saat melawan Kuwait di Kualifikasi Piala Asia 2023/pssi.org
Harianjogja.com, JAKARTA - PSSI mempertimbangkan rencana keluar dari AFF untuk bergabung dengan EAFF. Keinginan itu mendapat kritikan dari pelatih asal Inggris, Steve Darby.
PSSI mengomentasi desakan netizen yang meminta keluar dari AFF (Federasi Sepak Bola Asia Tenggara) dan bergabung ke EAFF (Federasi Sepak Bola Asia Timur).
BACA JUGA: Ingin Segera Pergi dari Manchester United, Ronaldo Rela Hanya Digaji Rp5 Miliar per Pekan
Rencana itu adalah buntut dari peristiwa yang terjadi di Piala AFF U-19 2022. Timnas Indonesia gagal lolos karena diduga ada main mata yang dilakukan Vietnam dan Thailand.
Vietnam dan Thailand bermain imbang 1-1 sehingga memupuskan harapan timnas Indonesia untuk tampil di semifinal Piala AFF U-19 2022.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, bahkan menyebut telah menjalin komunikasi dengan EAFF terkait rencana timnas Indonesia pindah federasi.
Rencana PSSI itu mendapat kritik dari pengamat sepak bola Asia Tenggara sekaligus mantan pelatih Thailand dan Laos, Steve Darby.
"Asosiasi sepak bola Indonesia bertingkah seperti anak kecil. AFF tidak akan membiarkan mereka pergi dan akan sulit bagi EAFF untuk menerima mereka,” ucap Steve Darby dikutip dari media Vietnam, Soha.
Steve Darby menambahkan rencana PSSI untuk keluar dari AFF tentu tak akan berjalan dengan mudah.
BACA JUGA: Pemkot Jogja Dorong Koperasi Konvensional Beralih ke Modern
Pasalnya, kata dia, AFF tak akan merestui PSSI untuk bergabung dengan EAFF.
"Saya kira isu ini akan segera hilang karena saya tidak berpikir EAFF ingin Indonesia bergabung. Selain itu, kasus lain yang perlu dipikirkan adalah politisi di Asean akan turun tangan jika masalah ini terlalu jauh," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Peluang Timnas U-22 Indonesia menipis setelah kalah dari Filipina dan menunggu hasil Vietnam vs Malaysia untuk tetap bertahan di Sea Games 2025.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.