Balai Karantina Jogja Musnahkan Komoditas Ilegal di Bandara YIA
Karantina Jogja musnahkan ratusan kg komoditas ilegal di Bandara YIA untuk mencegah hama dan penyakit masuk ke Indonesia.
Persatuan Tenis Meja (PTM) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY berhasil menahan imbang PTM Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Sembada Sleman dalam pertandingan tenis meja persahabatan, Sabtu (5/8/2022) di gedung PDAM Jalan Parasamya 18 Sleman./Ist
SLEMAN--Persatuan Tenis Meja (PTM) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY berhasil menahan imbang PTM Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Sembada Sleman dalam pertandingan tenis meja persahabatan, Sabtu (5/8/2022) di gedung PDAM Jalan Parasamya 18 Sleman.
PTM PUDAM Sleman diperkuat oleh Direktur Utama Dwi Nurwata dan beberapa mantan atlet sepakbola seperti Jatmiko dan Iksan Mustahid yang pernah memperkuat PSIM Jogja dan Muh Iksan yang pernah memperkuat PSS Sleman. Sementara tim PWI diperkuat wartawan dari beberapa media, seperti Jogja, Kedaulatan Rakyat, Wiradesa, Patmamedia dan lainnya.
Tim PWI menurunkan.pemain-pemain señior dan yunior, Mushada, Agus Susanto, Ning Rumekso, Nadi, Sigit, Sukron, Juni dan Wisnu. Sedang PTM PDAM Tirta Sembada mempercayakan pemain-pemain andalannya antara lain Dwi Nurwata, Iksan Mustahid, Firmansyah, M Iksan, Jatmiko, Rudi, Rohmad, Surahman, Supriyono dan Alfiansyah.
Menurut Dwi Nurwata, pertandingan persahabatan ini selain untuk meningkatkan silatuhrahmi juga bisa menjalin kerja sama antara PUDAM Tirta Sembada dengan PWI. "Ke depan kegiatan ini bisa ditindaklanjuti dengan kegiatan-kagiatan lain dan tanding persahabatan dengan jenis olahraga lainya," kata Dwi ketika ditemuai seusai pertandingan.
Baca juga: Dilantik, Pengurus PWI DIY 2020-2025 Teguhkan Komitmen Sinergi dengan Masyarakat
Ada 14 pertandingan yang dilangsungkan, yaitu 7 tunggal dan 7 ganda. Tim PWI lebih banyak unggul di ganda, yaitu dengan 4 kemenangan, sementara PUDAM lebih banyak menang di sektor tunggal.
Dwi Nurwata yang main sebanyak tiga kali sempat kalah di pertandingan tunggal ketika melawan Agus Susanto dari PWI. Orang nomor satu di PUDAM ini membalas dengan menang dua kali ketika bertanding ganda, yaitu ketika berpasangan dengan mustahil yang mengalahkan pasangan Ning Rumekso/Wisnu dengan skor 3-1. Di pertandingan kedua Dwi/Muh Iksan berhasil mengalahkan Agus/Juni dengan skor tipis 3-2.
Untuk pertandingan lain (PWI) disebut dahulu Ning Rumekso vs Mushahid, Mushada vs Firmansyah 0-3, Sigit Purwito vs Jatmiko 1-3, Juni vs Musyahid.3-2, Juni vs Rudi 3-1, Wisnu -Iksan 3-0.
Untuk ganda pasangan Sigit/Sukron vs M Iksan/ Firmansyah 0-3, Agus Susanto/Mushada vs Rudi/Rohman 3-0. Ning Rumekso/wisnu vs Dwi Nurwata/Mustahil 1-3, pasangan Wisnu/ Sigit vs Supiyo/Irmansyah 3-0, Agus/Juni vs Dwi Nurwata/M.Iksan 2-3, Sukron/Mushada vs Ragil/suryo 3-0. Dan pasangan Ning/ Nadi vs Mustahid/Fimansyah 0-3.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karantina Jogja musnahkan ratusan kg komoditas ilegal di Bandara YIA untuk mencegah hama dan penyakit masuk ke Indonesia.
Rupiah menguat ke Rp17.922 per dolar AS, didorong efisiensi anggaran MBG dan intervensi Bank Indonesia.
Warga Pracimantoro ajukan 13 tuntutan, desak revisi RTRW Wonogiri dan tolak pabrik semen demi kelestarian karst.
Libur sekolah picu lonjakan penumpang kereta di Jogja hingga 54 ribu, naik 21 persen dari hari biasa.
"Desa Kranggan luar biasa majunya. Ini yang terus kita potret. Kita tadi ajak sebagian kepala dinas kita untuk melihat langsung bagaimana desa ini berkembang"
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.