Dua Wakil Indonesia Lolos, Drama Warnai Kualifikasi Malaysia Masters
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Slamet Riadi / Instagram : @Nusantaraunitedfc
Harianjogja.com, JOGJA — Nusantara United FC siap menghadapi PSIM Jogja pada laga uji coba bertajuk Launching Tim dan Jersey di Stadion Mandala Krida, Jogja, Minggu (14/8/2022) sore. Tim promosi Liga 2 2022/2023 itu akan memberikan penampilan terbaik pada laga dihadapan Brajamusti dan The Maident.
“Kami siap untuk laga besok. Kami ingin memberikan yang terbaik, menyuguhkan permainan yang bisa dinikmati,” kata pelatih Nusantara United FC, Slamet Riadi, Sabtu (13/8/2022).
“Main di depan suporter lawan, ini seperti tes yang sesungguhnya bagi kami menjelang start Liga 2 musim 2022/23. Ya, saya berharap para pemain dapat tampil tanpa beban,” tambahnya.
Sementara itu, gelandang Nusantara United FC, Tegar Hening Pangestu bakal menjalani reuni kecil dengan klub lamanya tersebut. Tegar pernah membela PSIM Jogja pada 2020.
“Kami siap 100 persen siap! Ini kesempatan bagus buat kami sebagai tim baru, kami tentu juga ingin membuktikan diri,” kata Tegar.
“Saya seperti bernostalgia. PSIM punya sejarah dalam karier saya. Tapi, kini saya datang sebagai lawan. Kami ingin menikmati laga ini dan tampil semaksimal mungkin,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta