Kuatkan Ikatan Alumni, KA FISIP UNS Gelar Ruang Rindu di Jogja
Keluarga Alumni (KA) FISIP Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta menggelar reuni bertajuk Ruang Rindu, di Bale Merapi, Sleman, Minggu (29/6/2025).
Pesepak bola PSIM saat berebut bola dengan pesepak bola PSCS di Stadion SUltan Agung, Bantul, Minggu (11/9/2022)./Twitter
Harianjoga.com, BANTUL - PSIM Jogja gagal meraih tiga poin saat bermain imbang 1-1 dengan PSCS Cilacap di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Laskar Mataram sempat unggul 1-0 di babak pertama lewat gol Syarif Wijianto pada menit ke-21. Sayangnya di menit-menit akhir babak kedua, PSIM kecolongan lewat gol Mudasir A.
Dengan hasil ini, berarti tim besutan Imran Nahumamury itu belum sekalipun berhasil menang dalam tiga laga yang pernah dijalani di Liga 2.
Pada awal kompetisi, PSIM ditahan imbang Persikab Kabupaten Bandung, kemudian Nusantara United dan terakhir PSCS. Hasil seri ini membuat, PSIM masih bertengger di posisi ke-6 klasemen sementara Grup B Liga 2.
BACA JUGA: Hasil Liga 1: Persis Sukses Come Back, Arema Keok di Kanjuruhan
Dari tiga kali main, Laskar Mataram mendapatkan tiga poin dari tiga kali imbang. Sedangkan PSCS berada satu tingkat di bawah PSIM yakni posisi ke-7 dengan dua poin dari dua kali seri dan sekali kalah.
Sebelum laga digelar, baik PSIM maupun PSCS termotivasi untuk memenangkan laga. Pasalnya, sejak kompetisi Liga 2 digelar kedua tim belum pernah sekalipun menang.
Sejak awal laga, pemain PSIM sebagai tuan rumah mencoba mengambil inisiatif menyerang. Namun, justru tim lawan PSCS yang mendapatkan peluang pertama lewat Supriyadi pada menit ke-15. Untungnya, tembakan mantan pemain PSIM itu tak menemui sasaran.
Lima menit kemudian, PSIM membalikkan keadaan. Pada menit ke-20, PSIM berhasil mencetak gol yang berawal dari tendangan penjuru. Lewat kemelut di depan gawang Syarif Wijianto berhasil mencetak gol.
Setelah namanya terpampang di papan skor, Syarif Wijianto nyaris menambah golnya lima menit kemudian. Sayangnya, tendangan Syarif masih bisa ditepis kiper PSCS, Annas Fitranto.
Dalam laga itu, kiper PSCS mampu menjadi pahlawan bagi timnya setelah berhasil menyelamatkan gawangnya dari bombardir tuan rumah.
Di babak kedua, Imran Nahumarury mengubah kompoisisi pemain dengan menarik Johan Yoga dan menggantikannya dengan Diego Banowo. Adu serangan dilancarkan kedua kesebelasan. Namun penyelesaian yang buruk tidak membuahkan gol.
Petaka dialami PSIM di pengujung laga. Tembakan langsung yang dilakukan pemain PSCS Mudasir membobol gawang PSIM yang dijaga, Johansah.
Di sisa waktu laga, pemain PSIM tidak bisa menambah gol sehingga hasil 1-1 bertahan sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keluarga Alumni (KA) FISIP Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta menggelar reuni bertajuk Ruang Rindu, di Bale Merapi, Sleman, Minggu (29/6/2025).
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.