Kesbangpol DIY Dorong Perempuan Terlibat Langsung dalam Politik
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Penutupan Porda dan Peparda DIY 2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (9/9/2022)./Istimewa
SLEMAN—Gelar juara umum Porda XVI DIY 2022 yang direngkuh oleh kontingen Sleman menyisakan catatan tersendiri. Sejumlah cabor yang diikuti kontingen Sleman justru dapat melebihi target. Misalnya akuatik dan atletik, masing-masing ditarget 11 dan 7 medali emas, akan tetapi kedua cabor itu justru mengamankan 15 dan 11 medali emas.
Atlet Sleman yang didominasi usia muda berhasil menjadi juara umum Cabor Atletik dalam Porda XVI DIY 2022 yang digelar di Lintasan Atletik Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Jumat-Minggu (2-4/9/2022).
Pencarian bibit atlet usia dini yang dimulai dari tahun 2016 telah membuahkan hasil yang sangat maksimal dan membanggakan. Dimulainya dari Kompetisi Usia Dini, yakni Hot Sprint Contest dengan peserta TK hingga SD ditahun 2016.
"Alhamdulillah, dengan ketatnya persaingan yang ada berarti kualitas dari kejuaraan ini meningkat. Dan cabor-cabor yang melebihi ekspektasi itu, artinya atlet-atlet di dalamnya berkembang pesat," kata Joko Hastaryo ketua KONI Sleman.
Terus Dibina
Dalam ajang kali ini kontingen Sleman mengirim 956 atlet yang terdiri dari 938 atlet untuk 44 cabor dan 18 atlet eksibisi. Joko Hastaryo menyebut seluruh atlet ini akan terus dibina meski Porda XVI DIY 2022 usai dilaksanakan.
"Pastinya bagi semua atlet akan kami lanjutkan pembinaannya. Harapannya mereka bisa terus meningkatkan diri, dan nantinya diarahkan untuk mengikuti kejuaraan yang tingkatnya lebih tinggi lagi, artinya di tingkat nasional dan internasional," kata Joko.
Dengan rampungnya perhelatan Porda XVI DIY 2022, Joko juga berharap atlet yang sudah meraih prestasi tetap semangat untuk meningkatkan prestasinya ke kancah Nasional dan mengharumkan nama Sleman.
"Terkadang ada yang menawari atlet untuk pindah ke daerah lain karena melihat potensi mereka bagus di masa depan. Untuk itu kami berikan arahan pada pimpinan cabor agar atletnya tidak keluar dari Sleman untuk membela daerah lain," katanya.
"Harapan kami atlet yang sudah berprestasi itu tidak tergiur dengan materi lalu pindah daerah. Apalagi di Sleman, kita punya semangat untuk tidak 'membeli atlet' daerah lain, karena itu bukan gaya Sleman," sambungnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.