FAM Protes Injury Time Indonesia vs Bangladesh, Minta FIFA Jelaskan
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
PSS Sleman vs Persita / Instagram : @Persita.Official
Harianjogja.com, SLEMAN -- Pelatih Persita Tangerang, Alfredo Vera memuji sikap disiplin dan agresif dari para pemainnya, usai meraih kemenangan 2-1 atas tuan rumah PSS Sleman. Kedua tim saling berjumpa di pekan ke-11 Liga 1 musim 2022/23 di Stadion Maguwoharjo pada Kamis (29/9/2022) malam.
BACA JUGA : PSS Sleman Ditekuk Persita
Sempat tertinggal dari gol Kim Kurniawan, Pendekar Cisadane mampu berbalik unggul lewat Wildan Ramdhani dan Osas Saha untuk membawa tiga poin dari Sleman.
“Pertandingan dimulai dengan tidak mudah, karena babak pertama PSS Sleman bisa unggul lebih dulu, tetapi kita mampu membalas cepat. Babak kedua kita keluar dan lebih agresif untuk mengejar tiga poin, akhirnya kita bisa menang dan bersyukur dapat tiga poin. Kemenangan sangat penting untuk kita,” ujar Vera dalam sesi jumpa persnya usai laga.
Ditanya mengenai kelemahan PSS, Vera enggan menjawabnya. Ia lebih fokus pada kemampuan timnya dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.
“Saya tidak bisa bicara apa kelemahan yang dimiliki PSS Sleman. Saya bicara apa yang kita lakukan, kita tau mau datang kesini untuk meraih kemenangan. Tim kerja keras untuk bisa menang malam ini,” lanjut Vera.
Tambahan tiga poin ini sekaligus membawa Persita naik ke urutan tiga klasemen dengan raihan 22 poin. Pada laga selanjutnya Persita akan menjamu Bali United di Indomilk Arena pada 6 Oktober 2022 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.