Facebook Luncurkan Asisten AI untuk Kreator, Saingi TikTok
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Pertandingan kedua antara Indoensia U-20 melawan Moldova U-20 / PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA -- Pemain-pemain tim nasional U-20 Indonesia menyebut skuadnya mempunyai banyak pekerjaan rumah setelah ditahan imbang Moldova tanpa gol pada laga uji coba di Turki, Jumat (4/11/2022).
BACA JUGA : Tekuk Moldova U-20, Garuda Muda Banyak Peningkatan
"Kami masih banyak kekurangan, terutama dalam hal 'passing' (mengoper), 'build up' (membangun serangan) dan komunikasi," ujar Alfriyanto Nico, sayap timnas U-20 Indonesia, dikutip dari keterangan PSSI yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/11/2022).
Menurut pemain yang akrab disapa Nico itu, hal tersebut menjadi evaluasi bagi dia dan rekan-rekannya. Mereka harus dapat memperbaiki kualitas permainan pada pertandingan-pertandingan selanjutnya, termasuk soal penyelesaian akhir.
Pelatih timnas U-20 Indonesia Shin Tae-yong, dia melanjutkan, meminta mereka untuk lebih berkonsentrasi dan sabar.
"Pelatih meminta kami untuk mencari ruang dan sabar. Berikutnya, kami mesti lebih konsisten dalam bertahan, memperbanyak aliran bola ke depan dan memanfaatkan peluang," tutur Nico.
Sementara gelandang skuad berjuluk "Garuda Nusantara" Zanadin Fariz menilai dia dan teman-temannya terlalu banyak kehilangan bola saat berhadapan dengan Moldova.
Itu membuat mereka kehilangan momentum dan memberikan kesempatan lawan untuk mengembangkan permainan.
"Pelatih Shin memerintahkan kami untuk mengurangi kehilangan bola. Maksimal kami hanya bisa tiga kali kehilangan bola dalam pertandingan," kata Zanadin.
Hasil seri 0-0 dengan Moldova menutup rangkaian laga uji coba timnas U-20 Indonesia di Turki.
Sebelumnya, skuad berjuluk "Garuda Nusantara" itu menundukkan Cakallikli Spor dengan skor 2-1 dan Moldova, pada pertemuan pertama, dengan skor 3-1. Satu-satunya kekalahan datang saat menghadapi tuan rumah Turki yakni dengan skor 1-2.
"Garuda Nusantara" berlatih dan beruji coba di Turki serta Spanyol selama sekitar dua bulan sebagai persiapan menuju Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2023.
TC di Turki akan digelar sampai 4 November 2022. Setelah itu, TC dilanjutkan di Spanyol hingga 4 Desember 2022.
Piala Asia U-20 2023 akan digelar pada 1-18 Maret 2023 di Uzbekistan. Adapun Piala Dunia U-20 2023 berlangsung pada 20 Mei-11 Juni 2023 di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Prabowo menyebut pemerintahannya telah memutuskan 121 kebijakan transformatif dalam 663 hari dan menyelamatkan keuangan negara Rp112 triliun.
Kesbangpol Sleman mendorong pengemudi ojol menjadi agen perubahan dan literasi digital serta ikut menjaga kamtibmas di Sleman dan Yogyakarta.
PSS Sleman menyiapkan tiga laga uji coba jelang musim baru. Dua pertandingan kemungkinan menghadapi sesama tim Super League.
Rieke Diah Pitaloka menilai putusan MK soal Pasal Penghinaan Presiden menjadi penyeimbang antara kehormatan pejabat dan kebebasan kritik.
Gedung KDMP di Jateng dipakai lomba 17-an hingga resepsi nikahan. Dinkop UKM Jateng menyebutnya bisa jadi sumber pendapatan koperasi.