Proyek Pabrik VinFast di AS Terancam Diambil Alih Pemerintah
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
Dejan Ferdiansyah/ Gloria Emanuelle Widjaja / Badminton Photo
Harianjogja.com, JOGJA -- Sebanyak empat wakil Indonesia di sektor ganda campuran akan melakoni babak penyisihan Australian Open 2022 di Sydney, Australia, Selasa (15/11/2022) siang.
BACA JUGA : Jojo dan Ginting Absen di Australian Open 2022
Keempat pasangan tersebut adalah Amri Syahnawi/Winny Oktavina Kandow, Adnan Maulana/Nita Violina Marwah, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja, dan Akbar Bintang Cahyono/Marsheulla Gischa Islami.
Amri/Winny akan bertemu pasangan pasangan asal Jepang Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo yang berpredikat unggulan ketujuh.
Sedangkan ganda campuran lainnya, Adnan/Nita akan melawan pasangan wakil tuan rumah Pit Seng Low/Yuran Zheng yang diprediksi bisa diatasi dengan mudah.
Berikut jadwal wakil Indonesia pada babak pertama Australian Open 2022 :
1. Amri Syahnawi/Winny Oktavina Kandow vs Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo (Jepang)
2. Adnan Maulana/Nita Violina Marwah vs Pit Seng Low/Yuran Zheng (Australia)
3. Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja vs Nipitphon Phuangphuapet/Poon Lok Yan (Thailand/Australia)
4. Akbar Bintang Cahyono/Marsheulla Gischa Islami vs Lee Yang/Lin Wan Chin (Taiwan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.