AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Tembakan penalti Ilkay Gundogan ke gawang Jepang/FIFA.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Jerman bermain impresif dan berhasil unggul 1-0 atas Jepang hingga babak pertama berakhir pada laga Grup E Piala Dunia 2022 di Stadion Internasional Khalifa, Rabu (23/11/202).
Jerman langsung mencatat rekor dengan melepaskan 14 tembakan ke arah gawang di 45 menit pertama. Menurut catatan Opta, jumlah itu adalah yang terbanyak dicatat oleh satu tim di Piala Dunia 2022. Di sepuluh menit pertama, Jerman masih mencari bentuk permainan dan Jepang bisa menyerang dengan rapi.
Ancaman datang bagi Die Mannschaft saat Gundogan salah menghalau bola dan membuat Jepang melancarkan serangan balik.
Berawal dari pergerakan di sisi kanan lini serang Jepang, Junya Ito melepaskan umpan ke kotak penalti Jerman dan berhasil dikonfersi oleh Daizen Maeda menjadi gol. Namun, gol tersebut dianulir karena Maeda terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Memasuki 15 jalannya laga, Jerman langsung memegang kendali permain. Jerman mendapatkan peluang emas ketima umpan Joshua Kimmich dari sepakan pojok berhasil disambut sundulan Rudiger, tetapi sundulan tersebut masih tipis berada di sampi kiri gawang Shuicho Gonda.
BACA JUGA: Arab Saudi Tetapkan Hari Libur Nasional Setelah Kalahkan Argentina 2-1
Anak asuh dari Hans Flick benar benar mengobrak-abrik lini pertahanan Jepang. Tetapi, permainan apik yang diperlihatkan oleh lini pertahanan Jepang membuat semua serangan dari Der Panzer belum ada yang menembus jala gawang Gonda.
Setengah jam laga berjalan, Jerman mendapatkan hadiah penalti setelah David Raum dilanggar oleh kiper Jepang, Shuichi Gonda.
Gundogan yang menjadi algojo berhasil menuntaskan misinya dan membuat skor menjadi 1-0 untuk Jerman. Setelah itu, berkali-kali Jerman berhasil membawa bola dan melepaskan ancaman ke gawang Jepang. Jepang Praktis tak berkutik dan hanya mampu melepaskan satu tembakan ke arah gawang Jerman.
Sebaliknya, dari 14 tembakan Jerman, lima mengenai sasaran. Hanya kepiawaian kiper Shuichi Gonda dan ketidakakuratan tembakan Jamal Musiala yang mencegah Jerman unggul lebih dari 2-0.
Jerman (4-2-3-1): Manuel Neuer; David Raum, Antonio Rudiger, Niklas Sule, Nico Schlotterbeck; Joshua Kimmich, Ilkay Gundogan; Serge Gnabry, Thomas Muller, Jamal Musiala; Kai Havertz.
Pelatih: Hansi Flick
Jepang (4-5-1): Shuichi Gonda; Yuto Nagatomo, Kou Itakura, Maya Yoshida, Kiroki Sakai; Wataru Endo, Junya Ito, Takefusa Kubo, Ao Tanaka, Daichi Kamada; Daizen Maeda.
Pelatih: Hajime Moriyasu
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.