Pendukung Jerman Marah karena Kekalahan Die Mannschaft Dikaitkan dengan Mesut Ozil

Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih Sabtu, 03 Desember 2022 06:47 WIB
Pendukung Jerman Marah karena Kekalahan Die Mannschaft Dikaitkan dengan Mesut Ozil

Mesut Ozil/VOI

Harianjogja.com, SOLO—Beberapa video yang viral memperlihatkan pendukung Timnas Jerman marah-marah saat banyak fans membawa poster Mesut Ozil di Piala Dunia 2022.

Poster Ozil dibentangkan oleh beberapa fans yang hadir di laga Die Mannschaft melawan Kosta Rika pada Jumat (2/11/2022) dini hari.

Di salah satu momen, pendukung Jerman terlihat terpancing emosi saat ada fans yang membawa poster Ozil. Mereka memaki-maki dan mengacungkan jari tengah kepada fans yang membawa poster Ozil.

Video lain, pendukung Der Panzer nampak memukul ringan fans yang membawa poster Ozil. Suporter lain juga terlihat mencoba merebut poster Ozil dan membuangnya.

Fans yang hadir Qatar membawa foto Mesut Ozil sambil memamerkan pose tutup mulut sebagai bentuk protes mereka terhadap aksi tutup mulut timnas Jerman.

Mereka mencoba mendukung Ozil yang mengaku menjadi bulan-bulanan media dan federasi Jerman setelah Tim Panser gagal di Piala Dunia 2018. Ozil juga mengakui dirinya menjadi sasaran rasialisme dan menjadi kambing hitam kegagalan timnas Jerman.

"Saya orang Jerman ketika kami menang, tetapi saya adalah imigran ketika kami kalah," kata Mesut Ozil kala itu.

Jerman secara menyedihkan gagal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2022, meski menang melawan Kosta Rika 4-2 atas Kosta Rika di Stadion Al Bayt, Al Khor, pada Jumat (2/12) dini hari WIB.

Namun kemenangan itu sia-sia karena Jepang secara mengejutkan mengalahkan Spanyol 2-1. Hal itu membuat Jepang sukses menjadi juara Grup E, Spanyol jadi runner up, dan Jerman finis di peringkat ketiga.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online