Ibu Ternyata Jadi Pusat Kendali Rumah Tangga dalam 48 Jam
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Indonesia vs Kamboja / PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong marah meski timnya menang 2-1 atas Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (23/12/2022) malam. Pelatih asal Korea Selatan itu marah menyusul permainan anak asuhnya masih sangat jauh dari harapan.
BACA JUGA: Prediksi Indonesia vs Kamboja
“Pertama, saya ucapkan selamat kepada pemain walau pertandingan pertama memang jadi sulit. Tapi menurut saya sangat sayang utk laga ini membuat saya marah jadi meeting setelah laga, saya minta pemain lebih fokus ke depan,” ungkap Shin Tae-yong kepada awak media usai laga.
Kendati demikian, nakhoda asal Korea Selatan itu mengaku kalau mempercayai proses. Laga pertama memang, kata dia, selalu sukar untuk ditaklukkan. Namun dia yakin anak asuhnya akan berkembang dalam laga-laga selanjutnya.
“Pasti step by step menjadi lebih baik, memang yang saya khawatirkan nyata, tetapi saya tetap ucapkan selamat kepada pemain,” katanya.
Selanjutnya Timnas Indonesia akan melawan Thailand (29/12) di SUGBK, dan melawan Filipina (2/1/2023) di Stadion Rizal Memorial, Manila.
“Besok pemain dan ofisial akan terbang ke Kuala Lumpur untuk laga selanjutnya. Doakan kami kembali bisa menang,” imbuh Ketua Umum PSSI, Moch Iriawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se