AI Tak Hanya Hapus Pekerjaan, 41 Juta Posisi Bisa Muncul
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Piala AFF 2022/ Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Indonesia gagal mempertahankan posisinya di pemuncak klasemen Grup A Piala AFF 2022. Hal ini terjadi setelah Thailand meraih kemenangan besar 4-0 atas Filipina, di Thammasat Stadium, Rangsit, Senin (26/12/2022) malam WIB.
BACA JUGA: Bantai Brunei, Indonesia Sementara Pimpin Klasemen Grup A
Empat gol Thailand dicetak oleh Teerasil Dangda di menit ke-3 dan 41, Kraison A menit ke-57 dan Bureerat S di menit ke-63.
Atas hasil tersebut, Thailand kembali meraih posisi puncak klasemen yang sempat direbut Indonesia beberapa jam. Meskipub memiliki poin sama (6), Thailand unggul selisih gol atas Indonesia (+9) berbanding (+8).
Sementara pertemuan antara Indonesia dengan Thailand baru akan terjadi, Kamis (29/12/2022) Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Laga ini akan sangat menentukan kelolosan kedua tim ke semifinal.
Sementara posisi ketiga saat ini diisi oleh Kamboja dengan 3 poin, disusul Filipina di posisi keempat yang kalah dalam produktivitas gol dan posisi kelima diisi oleh Brunei Darussalam tanpa poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.