Studi Kaspersky: Unggahan Anak di Medsos Bisa Jadi Celah Kejahatan
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Piala AFF 2022/ Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih Timnas Malaysia Kim Pan Gon memilih memasang badan dan meminta suporter untuk tidak menyalahkan pemain usai timnya tersingkir dan gagal melaju ke final Piala AFF 2022.
BACA JUGA: Malaysia Gagal ke Final Piala AFF 2022
Malaysia gagal ke final setelah dikalahkan oleh Thailand dengan skor telak 0-3 di Stadion Thammasat, Selasa (10/1/2023).
"Tidak ada penyesalan dan tidak ada keluhan dari saya untuk Harimau Malaya. Kami akan belajar sesuatu dari kampanye Piala AFF ini," ujar Kim Pan Gon dikutip dari Bharian.
"Mereka mengikuti instruksi dan berjuang sampai akhir. Jika ada masalah, itu karena saya merencanakan taktik, strategi, dan susunan pemain," ucap Kim Pan Gon menambahkan.
"Anda boleh menyerang saya, tapi jangan serang pemain," kata Kim Pan Gon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi