Utang Luar Negeri Indonesia Melambat, Rasio terhadap PDB Turun
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
Manajer Persipura Jayapura Yan Madenas/Antara
Harianjogja.com, SOLO—Manajer Persipura Yan Mandenas meminta audit keuangan PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) diaudit apabila Liga 2 2022-2023 tetap disetop.
PSSI mendapat desakan dari klub peserta Liga 2 dan Liga 3 untuk menggulirkan kompetisi lagi.
Klub Liga 2 memprotes keputusan PSSI dan PT LIB yang menghentikan kompetisi pada Sabtu (14/1/2023). Perwakilan tim Liga 2 bahkan menemui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali untuk mengadukan permasalahan ini.
Manajer Persipura Jayapura Yan Madenas punya pandangan terkait keputusan PSSI dan PT LIB menghentikan kompetisi Liga 2.
"Kalau semuanya tidak jelas, kami meminta PSSI dan LIB diaudit. Cek semua aliran dananya supaya yang tidak benar di sana dibongkar saja," ujar Yan Madenas dilansir dari Antara, Senin (16/1/2023).
Pria yang juga anggota DPR RI itu menilai pangkal masalah diberhentikannya Liga 2 musim 2022-2023 adalah tidak adanya anggaran PT LIB dan PSSI untuk melanjutkan kompetisi.
Yan meminta PSSI dan LIB menuntaskan permasalahan internal mereka. PSSI dan LIB didesak untuk kembali melanjutkan Liga 2 2022-2023 seperti sedia kala.
"Saya pikir para peserta liga siap melanjutkan liga. LIB seharusnya mematuhi kontrak untuk siap menjalankan kompetisi sampai selesai, tidak boleh tidak. Kalau tidak, kan, seharusnya bisa konsultasi ke pemerintah kendalanya di mana," tutur Yan.
Yan menyebut bahwa penghentian Liga 2 sangat merugikan tim. Dari sisi biaya operasional, misalnya, Persipura sudah mengeluarkan lebih dari Rp10 miliar dari awal sampai akhirnya kompetisi dihentikan menjelang berakhirnya putaran pertama.
Kemudian dari sisi sponsor, klub jadi kesulitan mendapatkan kepercayaan untuk musim selanjutnya karena ketidakpastian kompetisi.
"Sponsor jadi ragu sama klub. Ke depan, kami belum tentu dapat sponsor yang sama," kata Yan.
Yang sangat disesalkan Yan terkait berhentinya Liga 2 2022-2023 yaitu tidak adanya diskusi dan komunikasi antara klub dan PSSI-LIB.
PSSI dan LIB, Yan melanjutkan, mengeluarkan kebijakan tersebut secara sepihak.
"Dirut LIB Ferry Paulus, pada owner meeting 14 Desember 2022, menyampaikan bahwa hasil rapat akan disampaikan ke PSSI, lalu keputusannya bagaimana akan dikonsultasikan ke klub. Namun, ternyata, kami tidak dikonsultasikan, tetapi langsung diputuskan sendiri," kata Yan.
Semestinya, ucap Yan, hasil rapat itu dibawa ke Kongres PSSI untuk diputuskan. Kalau keputusan diambil terburu-buru baru kemudian diekspos ke publik, menurutnya itu adalah suatu kesalahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.