Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Erick Thohir/Antara
Harianjogja.com, SOLO—Menteri BUMN, Erick Thohir masuk dalam bursa bakal calon Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Erick pun membocorkan arah persepakbolaan Indonesia jika terpilih menjadi Ketum PSSI.
BACA JUGA: Erick Thohir Didukung Banyak Kalangan
Erick saat dijumpai wartawan di sela-sela kegiatannya di Solo, Minggu (22/1/2023), mengatakan pemerintah, anggota asosiasi olahraga (sepak bola), pemilik klub, dan masyarakat (suporter) harus bersatu membuat rencana untuk mengembangkan sepak bola.
Dia menjelaskan Jepang tahun 1991 punya peta biru 100 tahun mengembangkan sepak bola. Mereka bahkan tidak memikirkan siapa pemerintah, ketua asosiasi, maupun klub.
“Tidak mungkin yang namanya kita ingin membangun sesuatu, pemerintah, masyarakat, asosiasi, dan pemilik klub berbeda akan berjalan. Akhirnya kita lihat Timnas Jepang bisa main di World Cup. Nah ini yang harus kita lakukan,” kata dia.
Erick menegaskan ingin sepak bola Indonesia harus menjadi persatuan yang memberikan kebahagiaan banyak orang. Langkah awal yang akan ia tempuh membongkar tubuh PSSI dengan mempertahankan yang bagus dan membuang yang tidak diperlukan.
“Jangan sepak bola memberikan kesedihan. Orang tua kehilangan anaknya, kakak kehilangan adiknya. Kalau mau kita lakukan harus mulai bersama-sama,” imbuh dia.
Terkait dengan persiapan pemilihan Ketum PSSI pada 16 Februari 2023, Erik menyebut tidak tahu.
“Kalau ditanya tanggal 16 nanti bagaimana ya enggak tahu. Tapi kalau voters hatinya sama dengan saya, membangun sepak bola yang bersih, pemersatu dan yang membuat bahagia ya ayo,” kata dia.
Erick juga memilih santai dengan pencalonannya. Dia memillih menghormati yang menang dan menghormati yang kalah.
“Bukan tidak mungkin saya yang kalah. Namanya pemilihan,” ujarnya.
Namun demikian Erick menantang para voters yang mengiringinya saat mendaftar sebagai Ketum PSSI beberapa waktu lalu.
“Kemarin saya diundang untuk mendaftarkan bersama mereka. Kita lihat saja apakah yang mengiringi saya benar-benar menjadi voters,” kata Erick.
Erick mengaku membuka komunikasi dengan para voters yang tidak terlibat dalam pencalonannya sebagai Ketum PSSI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.