Peluang Timnas U-22 Indonesia Menipis di Persaingan Grup SEA Games
Peluang Timnas U-22 Indonesia menipis setelah kalah dari Filipina dan menunggu hasil Vietnam vs Malaysia untuk tetap bertahan di Sea Games 2025.
Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Arek Malang Bersikap menempelkan poster saat berunjuk rasa di depan Kantor Tim Arema FC, Minggu (29/1/2023)./Antara
Harianjogja.com, SOLO—Manajemen Arema FC membuka opsi untuk membubarkan tim Singo Edan menyusul gelombang protes yang makin besar dari suporter.
BACA JUGA: Arema FC Pertimbangkan Bubar
Suporter Arema FC, Aremania, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor tim di Jalan Mayjen Panjaitan, Kota Malang, Minggu (29/1/2023).
Dalam tuntutannya, Aremania mendesak Arema FC untuk meminta maaf dan bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan yang terjadi Oktober lalu.
Selain menimbulkan korban 135 orang meninggal dunia, Tragedi Kanjuruhan juga memunculkan efek domino hingga ke penghentian kompetisi Liga 2 dan Liga 3 putaran nasional.
Oleh karena itu, Arema FC diminta untuk bertanggung jawab terhadap publik sepak bola yang terganggu aktivitasnya.
Demo Aremania di Kantor Arema FC pun berakhir ricuh. Kerusuhan pecah antara massa Aremania dengan petugas keamanan di Kandang Singa (markas Arema FC).
Akibatnya, kantor Arema FC pun mengalami kerusakan. Ratusan orang juga diamankan polisi karena dinilai terlibat dalam kerusuhan tersebut.
Desakan yang makin masif untuk Arema FC membuat manajemen mempertimbangkan langkah membubarkan tim.
"Tentu kami merespons insiden ini. Direksi dan manajemen berkumpul, membicarakan langkah berikutnya seperti apa. Jika sebelumnya kami memikirkan banyak masyarakat Malang yang hidup dari sepak bola utamanya Arema FC, seperti UMKM, pedagang kaki lima sampai usaha kecil lainnya. Tapi jika dirasa Arema FC ini dianggap mengganggu kondusivitas, tentu ada pertimbangan tersendiri terkait eksistensinya atau seperti apa, tapi kami tetap menyerahkan kepada banyak pihak," ucap Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto.
Mengingat statusnya sebagai anggota PSSI dan peserta Liga 1 2022-2023, Arema FC tentu tak akan lepas dari sanksi jika membubarkan diri di tengah jalan.
Berikut sanksi yang akan diterima Arema FC jika memutuskan bubar:
Jika Arema FC Bubar, Ini 6 Sanksi yang Akan Mengancam
Sanksi Arema FC jika Bubar
1. Hasil Pertandingan Dibatalkan
Seluruh hasil pertandingan yang telah dijalani Arema FC di Liga 1 2022-2023 akan dibatalkan dan dinyatakan tidak sah.
Seluruh poin dan gol yang dicetak tim Singo Edan juga akan dihapuskan. Tim yang melawan Arema FC juga akan mendapat penghapusan poin serta gol (mencetak maupun kebobolan).
Nama Arema FC juga akan dihapus dari klasemen akhir Liga 1 2022-2023.
2. Jadwal Pertandingan Dibatalkan
Seluruh pertandingan Arema FC, baik yang sudah dijalani maupun belum, akan dihapus.
Artinya, tim-tim yang akan melawan Arema FC harus mengalami perubahan jadwal karena laga tak akan digelar.
3. Bayar Denda
Arema FC harus membayar biaya kompensasi atas kerugian yang ditimbulkan akibat pembubaran tim tersebut.
Singo Edan wajib membayar denda kepada PSSI, PT LIB, sponsor, dan klub-klub yang dirugikan.
Besaran denda yang harus ditanggung akan dihitung oleh PT LIB selaku operator kompetisi Liga 1 2022-2023.
4. Dilarang Berkompetisi
Arema FC akan didiskualifikasi dalam dua musim kompetisi (2023-2024 dan 2024-2025) jika memutuskan mundur sat ini.
Singo Edan bisa tetap bermain, namun dalam kompetisi atau turnamen yang ditentukan oleh PSSI.
Tak ada regulasi yang mengatur ketentuan jika Arema FC nantinya diakuisisi atau berubah nama.
5. Denda Rp5 Miliar
Arema FC wajib membayar denda sebesar Rp3 miliar apabila mengundurkan diri pada putaran pertama Liga 1 2022-2023.
Apabila mundur pada putaran kedua, Arema FC akan menanggung denda sebesar Rp5 miliar.
Saat ini Liga 1 2022-2023 telah memasuki pekan ke-21. Artinya, kompetisi telah menginjak putaran kedua.
6. Mengembalikan Seluruh Hak yang Diterima
Arema FC wajib mengembalikan seluruh kontribusi yang diberikan oleh PT LIB untuk peserta Liga 1.
Kontribusi itu berupa dana subsidi, pembagian hak siar, dan akomodasi yang diterima oleh tim Singo Edan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Peluang Timnas U-22 Indonesia menipis setelah kalah dari Filipina dan menunggu hasil Vietnam vs Malaysia untuk tetap bertahan di Sea Games 2025.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.