Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Logo Liga 1 - Ist
Harianjogja.com, SEMARANG—Situasi Stadion Jatidiri, Kota Semarang, mulai berangsur kondusif pasca-terjadinya kerusuhan antara suporter dengan aparat keamanan saat laga PSIS Semarang melawan Persis Solo, Jumat (17/2/2023) sore.
Pantauan Solopos.com-Jaringan Harianjogja.com, sekitar pukul 18.00 WIB situasi di Stadion Jatidiri sudah terlihat normal. Ribuan suporter yang terlibat gesekan dengan polisi pun satu per satu mulai meninggalkan lokasi pasca-laga antara PSIS dengan Persis berakhir dengan skor 1-1.
Meski situasi mulai kondisi, polisi masih terlihat berjaga di lokasi. Mereka memperketat keamanan guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
BACA JUGA: Suporter Bola Bikin Rusuh di Jogja, Sultan: Kenapa Kekerasan Selalu Terjadi?
Wakapolrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi, mengatakan kondisi Stadion Jatidiri baik di area luar maupun dalam telah steril. Namun, pihaknya masih menyiagakan sejumlah personel di beberapa lokasi guna mengantisipasi aksi susulan massa atau suporter yang kecewa karena tidak diizinkan menyaksikan jalannya laga yang disebut-sebut sebagai Derbi Jateng itu.
“Kondisi saat ini kondusif. Namun akses pulang pastinya tetap kami jaga. Kami dibantu Polda Jateng dan jajaran Polres untuk pengamanan. Kami akan kawal dan pantau hingga benar-benar kondusif,” jelas Ardhi di kompleks Stadion Jatidiri Semarang.
Yuswanto pun meminta kepada para supporter agar bisa lebih bijak dalam menyikapi pertandingan mendatang. Tujuanya, agar tak terjadi lagi kerusuhan yang justru berpotensi merugikan tim kebanggannya yang tengah berkompetisi di Liga 1.
“Kita semua harus bisa bersikap baik menyikapi pertandingan olahraga ini. Karena pemerintah sudah memberikan upaya agar bisa digelar kembali. Edukasi melalui kordinator masing-masing agar ke depan, lebih kondusif dan tertata,” pintanya.
Diberitakan sebelumnya, sekitar 1.500 suporter pendukung PSIS Semarang memaksa masuk ke area Stadion Jatidiri tempat berlangsungnya laga lanjutan Liga 1 antara PSIS dengan Persis Solo, Jumat sore. Aksi itu pun mendapat adangan dari aparat kepolisian karena laga tersebut telah diputuskan digelar tanpa kehadiran penonton di kedua kubu, baik tuan rumah PSIS maupun tim tamu, Persis Solo.
Meski demikian, larangan itu sepertinya tak digubris oleh para pendukung PSIS. Mereka tetap nekat berusaha menyaksikan jalannya laga secara langsung. Padahal, sebelumnya baik dari manajemen PSIS maupun kelompok suporter telah memberikan imbauan agar tidak datang ke stadion.
Bahkan, pihak manajemen PSIS siap mengembalikan uang yang telah dibayarkan suporter untuk membeli tiket masuk laga PSIS kontra Persis Solo itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.