DPRD Sleman Desak Pemkab Pastikan 4.278 ATS Kembali ke Bangku Sekolah
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Bupati Bantul berfoto bersama pengurus KONI dan para atlet serta pelatih peraih medali di ajang Porda XVI DIY 2022. /Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, BANTUL—Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bantul telah menetapkan target untuk Pekan Olah Raga Daerah (Porda) XVII DIY 2025. Ketua KONI Bantul, Gandung Pardiman mengatakan KONI berupaya agar Bantul menjadi juara umum di 30 cabang olah raga (Cabor).
“Kalau kemarin kan kami mendapat 16 juara umum [cabor]. Karena itu, paling tidak besok kami harus mencapai juara umum untuk 30 cabor,” kata Gandung ditemui di Pendopo Parasamya I pada Selasa (7/3/2023).
BACA JUGA : Bupati Pengin Bantul Juara Umum di Porda, Atlet Justru
Karena itu, kata Gandung, KONI akan terus melakukan pembinaan cabor-cabor yang memperoleh medali baik emas, perak, maupun perunggu. “Mulai Mei besok kami canangkan raker kabupaten, sehingga tidak ada atlet yang tidak diperhatikan. Nah, para atlet yang dimungkinkan mendapat medali mulai kami data,” katanya.
Dalam Porda XVI tahun 2022, Bantul mendapat total 135 medali emas, 138 medali perak, dan 166 medali perunggu dengan total atlet peraih medali dan pelatih cabor sebanyak 828 orang. Dari jumlah tersebut, cabor renang menjadi peraih uang penghargaan terbanyak hingga Rp70 juta, lalu disusul cabor panjat tebing mencapai Rp45 juta, terakhir oleh cabor balap sepeda yang mendapat Rp40 juta.
Jika dilihat dari sisi atlet, peraih medali emas mendapat Rp15 juta, lalu medali perak Rp7,5 juta, dan medali perunggu mendapat Rp2,5 juta.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengajak setiap elemen baik pengurus KONI maupun para atlet, pelatih, dan official untuk menjaga soliditas agar dapat membantu para atlet menuju kemenangan Porda XVII DIY 2025. Pemda Bantul berkomitmen untuk meningkatkan pembinaan dan kesejahteraan utamanya atlet.
BACA JUGA : Atlet Bantul Sambat soal Tidak Jelasnya Bonus Porda 2022
“Bantul merupakan salah satu daya yang memiliki bibit-bibit atlet unggul, serta pola pembinaan yang baik. Bukti nyatanya adalah berkali-kali dalam setiap ajang Popda [Pekan Olahraga Pelajar] DIY, Bantul berlangganan menjadi juara umum,” kata Halim.
Di lain pihak, atlet cabor senam, Restu Fauzi yang mendapat tiga mendali emas untuk kategori all round atau serba bisa, meja lompat, dan palang sejajar berharap pembinaan terhadap para atlet oleh KONI dapat terus ditingkatkan.
“Saya berharap agar KONI dapat lebih memperhatikan atlet-atlet muda yang akan menjadi penerus atlet Kabupaten Bantul,” kata Restu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Media Vietnam Soha menyoroti kemerosotan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia usai meninggalkan Eropa. Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang
Harga tiket pesawat ke Jepang diprediksi lebih murah mulai September 2026. ANA dan JAL turunkan biaya tambahan bahan bakar jadi Rp3,69 juta, lebih hemat Rp1,4 j
Sekolah mahal belum tentu menjamin kesuksesan anak. Riset terhadap keluarga pengusaha sukses menemukan lima karakter utama yang justru lebih menentukan masa dep
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengajak warga mengawasi revitalisasi sekolah swakelola agar pembangunan sesuai kebutuhan.