Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta per Bulan, Ini Aturannya
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Pelatih Kalteng Putra Kas Hartadi (biru memakai topi) mendatangi wasit dan melakukan protes usai pertandingan melawan PSIM Jogja di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (19/7/2018) sore. / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) akan mendatangkan wasit asing untuk memimpin liga. Ide mendatangkan wasit asing ini muncul dari Presiden FAM, Datuk Hamidin Mohd Amin.
BACA JUGA: Liga 1 Tetap Pakai Wasit Domestik
Ia menjelaskan bahwa FAM dan MFL sedang mempertimbangkan untuk mendatangkan wasit asing untuk Liga Malaysia. Selain itu, ia juga mengungkapkan mengenai penggunaan Video Assistant Referee (VAR). Teknologi tersebut masih dalam proses implementasi dan diharapkan bisa digunakan di akhir musim 2023.
"Mereka harus menilai dari anggaran yang ada terkait pemanggilan wasit asing untuk memimpin laga tertentu. Rencana ini menunjukkan bahwa kami akan mencoba melakukan diversifikasi untuk membuktikan bahwa FAM dan MFL meningkatkan (kualitas) dari waktu ke waktu,” kata Datuk Hamidin Mohd Amin dikutip dari Makan Bola, Rabu (3/5/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.
Gempa Sumba Barat Daya M6,1 merusak 20 rumah dan sejumlah fasilitas. Satu orang luka, 173 personel disiagakan untuk penanganan.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.