Matangkan Persiapan Muktamar ke-34, PBNU Perkuat Konsolidasi
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Anthony Sinisuka Ginting. - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Anthony Sinisuka Ginting gagal melanjutkan tren positif seusai di partai final turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2023 kalah dari tunggal putra Denmark Viktor Axelsen.
BACA JUGA: Ginting Maju ke Final
Berlaga di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (18/6/2023), pemain asal Cimahi (Jabar) itu harus puas menjadi runner up Indonesia Open 2023 seusai tumbang dari Viktor Axelsen dengan skor 14-21 dan 13-21.
Pada pertandingan ini pemain ranking dua dunia itu mengaku sudah memberikan permainan terbaiknya. Sayang perlawanan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu harus menyerah dalam tempo 47 menit.
"Bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan hari ini tanpa mengalami cedera. Dua pekan terakhir yang tidak mudah untuk saya mengingat harus melakoni turnamen back to back," ujar Anthony Sinisuka Ginting.
Dia mengaku bahwa sejauh ini dirinya puas dengan pencapaian dari dua turnamen sebelumnya, yaitu emas untuk Singapura Open 2023 dan perak di Indonesia Open 2023.
"Tidak mudah dalam menghadapi turnamen back to back pertandingan dan bersyukur bisa melewati hal itu," kata runner-up BWF World Tour Finals 2022 itu.
Kekalahan ini sejatinya memutus tren positif Anthony Sinisuka Ginting yang pada turnamen sebelumnya di Singapore Open 2023 menjadi juara.
Saat itu di Singapore Indoor Arena, juara Hylo Open 2022 itu menjadi jawara seusai di partai final mengalahkan wakil Denmark, Anders Antonsen, dengan skor 21-16, 21-13.
Pada pertandingan kali ini, juara Indonesia Masters 2020 itu mengakui bahwa Viktor Axelsen memanfaatkan keunggulan fisiknya yang tinggi menjulang untuk meraih kemenangan.
Melihat hal itu, Ginting terlihat kurang bisa mengantisipasi hal tersebut sehingga juara Badminton Asia Championships (BAC) 2023 itu terlihat kewalahan pada pertengahan pertandingan.
"Axelsen memanfaatkan tinggi badan dan jangkauan di laga ini. Saya melihat permainan saya juga sudah dibaca dan ke depannya saya akan terus berbenah untuk mencari celah kelemahan Axelsen," tambah pemain bertinggi badan 171 cm itu.
Pelatih sektor tunggal putra Indonesia, Irwansyah, mengungkapkan bahwa perjuangan anak asuhannya sudah maksimal.
Pada pertandingan ini, Irwansyah menilai bahwa permainan Ginting sudah seusai dengan instruksinya, namun Axelsen lebih unggul dalam hal jangkauan.
"Terima kasih atas dukungan buat Anthony Sinisuka Ginting yang sudah bermain hebat kali ini. Kami sudah mencoba semaksimal mungkin di laga tadi dan ke depannya saya yakin kami bisa mengalahkan Viktor Axelsen," ujar mantan pelatih Irlandia Utara itu.
Dengan hasil ini, Anthony Sinisuka Ginting menelan kekalahan ke-10 dari Viktor Axelsen sepanjang 16 pertemuan terakhir.
Tercatat kemenangan terakhir Ginting melawan Axelsen tercipta pada babak semifinal Indonesia Masters 2020 dengan skor 22-20, 21-11.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta