Hyundai Tarik Ratusan Ribu Mobil Gara-gara Risiko Rem Mendadak
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
Timnas Indonesia vs Argentina./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Pertandingan antara Timnas Indonesia vs Argentina pada FIFA Matchday, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (19/6/2023) malam, akan jadi pembuktian bagi Shin Tae-yong.
BACA JUGA: Jokowi akan Saksikan Indonesia vs Argentina
Pelatih asal Korea Selatan tersebut sejatinya punya pengalaman cukup banyak saat melawan tim besar. Dalam Piala Dunia 2018 di Rusia, Shin Tae-yong membuat kejutan, dengan membawa Timnas Korea Selatan menang atas juara bertahan saat itu, Jerman, di fase grup.
Pengalaman ini tentu bisa menjadi modal bagi Shin Tae-yong saat membawa Indonesia melawan Juara Dunia 2022, Argentina. Argentina kali ini juga tidak diperkuat tiga bintangnya, Lionel Messi, Angel di Maria, dan Nicolas Otamendi.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni dipastikan merotasi skuatnya untuk memberi kesempatan pemain yang minim jam terbang.
Meski demikian Shin Tae-yong tetap tidak ingin terlena dengan keputusan rotasi pemain yang diterapkan di skuat Argentina. Sebab, kekuatan dari La Albiceleste -julukan Timnas Argentina- tetap tidak kurang. Apalagi sebelumnya, mereka menang 2-0 atas Australia di di Beijing, China, 15 Juni.
"Kalian harus tahu, Argentina itu pemain-pemainnya seperti apa. Meski ada rotasi, sebetulnya sama saja," kata Shin Tae-yong dilansir laman PSSI.
"Argentina tim kuat, rata-rata main di luar negeri (Eropa), jadi walau ada satu atau dua pemain yang absen, warna tim tidak akan berubah," sambung Shin Tae-yong.
"Tidak ada Messi dan Di Maria, mereka tetap tim terbaik di dunia. Tapi kami sudah siap melawan Argentina dan dan siap berjuang keras," ucap Shin Tae-yong.
Indonesia saat ini berada di peringkat 149 dan berkesempatan meraih poin besar jika bisa menahan Pasukan Lionel Scaloni tersebut, apalagi menang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
Bareskrim memastikan blackout di Sumatra bukan sabotase, melainkan dampak cuaca ekstrem yang merusak jaringan transmisi listrik di Jambi.
JAECOO telah mengirimkan 16.000 unit J5 EV ke konsumen Indonesia. SUV listrik ini dibanderol mulai Rp279,9 juta.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.