Penumpang Emirates Kena Guyuran Air di Tengah Penerbangan
Air mengucur dari langit-langit pesawat Emirates EK123 rute Dubai-Istanbul. Maskapai menjelaskan penyebabnya adalah penumpukan kondensasi.
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan - Instagram : Badminton.ina
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia hanya mengirimkan satu wakil, yakni pasangan ganda putra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (The Daddies) di Canada Open 2023, pada 4-9 Juli 2023.
BACA JUGA: The Daddies Gagal Melaju ke Final Korean Open 2022
Pasangan berjuluk The Daddies menjadi unggulan kedua di turnamen BWF yang bergulir di Calgary, Canada ini.Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan menghadapi lawan dari Kualifikasi ke-3.
Adapun mereka yang sedang bersaing di babak Kualifikasi ke-3 adalah Hooman Bagheri/Derek Yu vs Chen Zhi Yi/Presley Smith. Nantinya The Daddies akan menghadapi pemenang dari duel tersebut
Canada Open sendiri merupakan turnamen badminton yang telah bergulir sejak tahun 1957.
Ahsan/Hendra belum menyabet gelar juara di 2023 ini. Terakhir kali, ganda putra veteran Indonesia ini berhasil menjadi runner up All England Open 2023. Saat itu Ahsan/Hendra pun dikalahkan rekan senegaranya yaitu Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Terakhir kali, The Daddies bertanding di Indonesia Open 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Air mengucur dari langit-langit pesawat Emirates EK123 rute Dubai-Istanbul. Maskapai menjelaskan penyebabnya adalah penumpukan kondensasi.
Dinkes Semarang menyebut kualitas udara radius 2 km TPA Jatibarang tidak sehat usai kebakaran, warga diminta waspadai gangguan pernapasan.
Polda Sumut menyita 244 kg sabu dari tiga kasus berbeda di Asahan, Aceh Timur, dan Langkat. Sebanyak sembilan tersangka diamankan.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga mewaspadai kebakaran di permukiman padat, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.