BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Strategi 3R Kejar 20 Persen Pekerja Informal
BPJS Ketenagakerjaan menargetkan kepesertaan pekerja informal mencapai 20% pada 2026 melalui strategi 3R dan penguatan literasi jaminan sosial.
Seleksi Timnas U-17 wilayah Kalimantan Selatan, Minggu (23/7/2023)./Antarase
Harianjogja.com, BANJARBARU—PSSI membuka peluang bagi para pesepak bola muda yang memiliki tinggi badan di bawah standar, yakni 170 sentimeter untuk bergabung bersama skuad Tim Nasional (Timnas) jelang Piala Dunia U-17 2023.
“Bagi yang memiliki postur badan di bawah standar tetap memiliki peluang, kemampuan keseluruhan akan dipertimbangkan,” kata Tim Talent Scouting PSSI, Aldi Iqbal seusai memberikan penilaian seleksi Timnas U-17 di Kota Banjarbaru, Minggu (23/7/2023).
Aldi menyebutkan persyaratan tinggi badan itu merupakan standar dari manajemen khususnya Pelatih Timnas U-17, Bima Sakti. “Seluruh pesepakbola yang diseleksi dari seluruh Indonesia, nanti akan dibandingkan kualitas dan kemampuannya,” ucapnya.
Dia mengungkapkan peserta seleksi harus memiliki skill di atas rata-rata karena kemampuan yang dibutuhkan oleh PSSI memiliki standar yang cukup tinggi.
Dia memaparkan beberapa standar tersebut di antaranya memiliki fisik yang kuat, teknik yang bagus, mampu bermain lepas meskipun berada dalam tekanan, dan berpengalaman. Lebih lanjut, berbagai kemampuan yang dimiliki peserta seleksi berdasarkan hasil pengamatannya akan disampaikan ke pusat sebagai bahan pertimbangan, terlebih bagi para atlet yang berpostur tinggi badan di bawah standar tetapi memiliki skill di atas rata-rata.
BACA JUGA: 7 Pemain Dicoret dari Seleksi Timnas U-17
Aldi yang juga merupakan Tim Departemen Teknik PSSI itu mengungkapkan potensi pesepak bola muda di Kalsel memiliki kualitas yang cukup bagus, tetapi harus mampu bersaing dengan pesepak bola luar daerah yang juga mengikuti proses seleksi.
Dia mengatakan pula, tidak ada jumlah kuota yang dibutuhkan dari daerah, pemain yang terpilih dari daerah akan diundang ke pusat untuk mengikuti kembali seleksi tingkat nasional.
Ia menyebutkan hal utama yang diperlukan adalah mental kuat untuk bisa tampil baik di ajang internasional yang memiliki tekanan permainan yang cukup tinggi. “Kemampuan dan skil peserta akan dipertimbangkan oleh PSSI,” ujar Aldi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
BPJS Ketenagakerjaan menargetkan kepesertaan pekerja informal mencapai 20% pada 2026 melalui strategi 3R dan penguatan literasi jaminan sosial.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Sabtu (29/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
PSG bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menahan Lille 2-2. Calvin Verdonk dimainkan pada menit ke-80 dalam laga Ligue 1 2026/27.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian 29 Agustus 2026 lengkap dengan harga jual dan buyback terbaru.
Iran dan Oman menyepakati rute pelayaran Selat Hormuz. Iran siap membuka kembali jalur itu jika AS memenuhi komitmen nota kesepahaman.
Danantara menyoroti rencana pengalihan dividen Rp120 triliun ke APBN dan meminta investasi jangka panjang tetap menjadi perhatian.