SPMB SMP Bantul 2026 Dibuka Juni, Jalur Domisili Diubah
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Pertandingan RANS Nusantara FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Minggu (23/7/2023)./Instagram
Harianjogja.com, SLEMAN—RANS Nusantara FC berhasil mencuri poin saat melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Minggu (23/7/2023). Dengan hasil ini skuad Magenta Force berada di posisi ketujuh klasemen sementara.
Anak asuh Eduardo Almeida hampir membawa pulang tiga poin dalam laga itu. Beruntung Persebaya Surabaya mampu menyamakan kedudukan 10 menit menjelang laga bubar. Gol tercipta lewat Kadek Raditya 26', Tavinho 40', Abdul Rahman 46' dan Paulo Victor 80'.
Pelatih Kepala RANS Nusantara FC, Eduardo Almeida mengatakan, hasil melawan Persebaya sudah sesuai dengan targetnya yakni mampu mencuri poin di kandang lawan. Menurutnya pemain menampilkan permainan yang cukup bagus selama laga berjalan.
"Kami menyelesaikan pertandingan yang sulit dengan bertemu tim hebat yang bermain di kandang. Target kami adalah mendapatkan poin dan kami dapat satu poin," ujarnya Senin (24/7/2023).
Baca juga: Percepat Koneksi, Kementerian PUPR Ambil Alih Perbaikan Jalan di Jawa Tengah
Eduardo mengatakan sejak awal pihaknya percaya bahwa tim mampu mencuri poin di kandang Persebaya. Sebab persiapan sudah dilakukan dengan sangat matang dan tim bekerja dengan maksimal. Hal itu terbukti lantaran pemain cukup mampu menerjemahkan instruksinya di lapangan.
"Saya kira selama pertandingan kami memercayai bahwa kami bisa memperoleh tiga poin. Tapi setelah melihat di lapangan, saya kira kami menampilkan permainan bagus, pemain berjuang dengan sangat bagus," kata dia.
Persiapan untuk menghadapi Persebaya, kata dia sudah dilakukan dengan optimal dan hati-hati sama seperti melawan klub-klub lain, sehingga anak asuhnya sudah mengetahui persis bagaimana kekuatan dan kelemahan Bajul Ijo, julukan dari Persebaya Surabaya. "Ini menjadi strategi bersama dengan attitude dari pemain, punya daya juang, dan bekerja layaknya tim. Alhasil bukan hanya soal strategi saja, semua aspek juga penting," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.