Tambang CV BKS di Kulonprogo Dimediasi, Ini Penjelasan Pemda DIY
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Pesepak bola PSS Sleman Ibrahim Sanjaya (kiri) mencoba menghadang pesepak bola Bhayangkara FC Sani Rizki (tengah) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (13/8/2023). – Antara/Hendra Nurdiyansyah
Harianjogja.com, SLEMAN—Asisten pelatih PSS Sleman Bertrand Crasson menyebutkan para pemainnya tampil luar biasa ketika menaklukkan Bhayangkara FC dengan skor 3-1 pada pekan ke-8 Liga 1 Indonesia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (13/8/2023).
Dikutip dari laman resmi klub, Crasson mengatakan hal tersebut berkat semangat juang para pemain yang tidak mengenal kata menyerah sepanjang pertandingan berlangsung.
"Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Para pemain meraih kemenangan dengan cara yang luar biasa, mereka berjuang tanpa menyerah dan mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-1 di babak pertama. Benar-benar luar biasa," ungkap Crasson.
Asisten pelatih asal Belgia itu menjelaskan kemenangan ini memiliki arti yang luar biasa bagi dirinya dan menyatakan para pemainnya meraih kemenangan dengan kerja sama tim di level tinggi.
BACA JUGA: Menyusul Indonesia, Selandia Baru Menghentikan Seluruh Aturan Pencegahan Covid-19
Crasson menegaskan kemenangan dari Bhayangkara ini dianggap bukan menjadi lawan sepadan dari penggawa PSS Sleman karena berada di papan bawah klasemen, namun ia menolak anggapan tersebut.
"Mereka adalah tim bagus yang kuat, beberapa kali memberikan masalah bagi jantung pertahanan PSS. Bisa kita lihat ketika mereka sempat unggul dengan gol melalui tendangan bebas yang luar biasa," jelas Crasson.
"Para pemain kami memahami bagaimana mengunci pergerakan pemain mereka seperti Mathias Mier. Sekali lagi saya tegaskan, kemenangan PSS bukan karena lawan di papan bawah klasemen, melainkan karena berkat kerja keras pemain sepanjang pertandingan," katanya. Kemenangan ini mengantarkan PSS Sleman naik ke posisi ke-7 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan torehan 12 poin dari 8 pertandingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.