Honda Terseret Kerugian Rp45,9 Triliun Akibat EV
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Pertandingan Persebaya vs Persik / Vidio.com
Harianjogja.com, SURABAYA--Panitia pelaksana (Panpel) Persebaya Surabaya mengantisipasi tiket palsu pada laga pekan ke-13 Liga 1 Indonesia saat menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (23/9/2023).
Ketua Panpel Persebaya Ram Surahman saat dihubungi ANTARA di Surabaya, Rabu, mengatakan karena animo masyarakat terhadap pertandingan yang mempertemukan kedua tim cukup tinggi maka rawan terjadi pemalsuan tiket.
"Karena pertandingan Persebaya lawan Arema ini animonya tinggi jadi rawan adanya pemalsuan tiket dan jika ada yang menjual untuk saat ini maka dipastikan itu bukan tiket resmi karena kami masih menunggu hasil rakor dengan pihak kepolisian siang nanti untuk memutuskan salah satunya terkait jumlah tiket yang harus dikeluarkan," ujarnya.
BACA JUGA : Jadwal Siaran Langsung Liga 1 Hari Ini: Ada Persis vs Arema FC, Persija vs Persebaya
Oleh karena itu, dirinya berharap agar para Bonek dapat jeli melihat tiket resmi atau palsu supaya pada saat pertandingan bisa masuk ke stadion dengan aman dan nyaman.
Selain itu, dengan adanya gerakan bersama "Bonek naik level", dirinya mengimbau agar semua dapat menjaga kondisi tetap kondusif dan kenyamanan saat pertandingan antara klub yang berjuluk Bajol Ijo melawan Arema FC itu.
"Dari segi stadion sudah banyak berubah, berdasarkan dampak dari tragedi Kanjuruhan kemarin, semuanya berubah, ada tribun keluarga yang animonya juga tinggi, jadi stadion ramah anak itu bisa melekat terus dan hal itu sudah terbukti dari pertandingan-pertandingan sebelumnya," katanya.
BACA JUGA : Liga 1 Hari Ini: Persis Solo vs Arema FC
Ram menjelaskan, pertandingan melawan Arema FC nanti juga diharapkan penyelenggaraan dan kondisinya kondusif seperti pada laga-laga saat menghadapi tim Liga 1 lainnya.
"Semua sudah membuktikan dari pertandingan sebelumnya, kalau Bonek sudah mulai ada perubahan, makin lebih baik," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.