Malioboro Run, Penumpang Kereta Stasiun Tugu Yogyakarta Diminta Datang Lebih Awal
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.
Ilustrasi Turnamen Bola Voli / Dok
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Persatuan Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Imam Sudjarwo menyampaikan rencana Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Voli Putra kepada Menpora, Dito Ariotedjo di Kemenpora, Jakarta, Kamis (12/10/2023).
Kejuaraan dunia tersebut rencananya digelar di Jakarta pada 17 September hingga 5 Oktober 2025.
“Terima kasih kepada Pak Menpora yang telah memberikan waktu kepada kami untuk melaporkan rencana Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Voli Putra,” kata Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo, disiarkan dari keterangan resmi Kemenpora, Jumat.
Piala Dunia ini nantinya dilaksanakan di dua negara yang mencalonkan sebagai tuan rumah bersama. Selain Indonesia, akan ada Jepang yang juga berencana menjadi tuan rumah pada ajang tersebut.
BACA JUGA: Hari Ini, Timnas Bola Voli Indonesia Akan Hadapi Korea Selatan Perebutkan Posisi 7-8
Sebanyak 32 negara dari lima benua akan ikut berpartisipasi dalam kompetisi itu. Total ada 64 pertandingan yang akan diselenggarakan. Rinciannya, 16 tim berlaga di Indonesia dan 16 tim lainnya akan bermain di Jepang.
Dalam pertemuan tersebut, PP PBVSI juga melaporkan beberapa kewajiban tuan rumah selama pelaksanaan Piala Dunia, di antaranya menyediakan dua gedung pertandingan dan empat gedung latihan.
Kemudian, tuan rumah juga diharuskan untuk menyiapkan panitia pelaksana termasuk petugas pertandingan, petugas penghubung dan lainnya. Lalu, memberikan dukungan berupa legalitas, pajak, dan visa bagi seluruh tim peserta dan pendukung lainnya.
Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Surono yang hadir dalam pertemuan ini menyambut baik rencana penyelenggaraan Piala Dunia Voli Putra 2025 yang akan diselenggarakan di Tanah Air.
“Prinsipnya Kemenpora menyambut baik atas hal tersebut, bagaimanapun Piala Dunia adalah ajang yang bergengsi. Ke depan pasti harus kita bicarakan lebih lanjut seperti apa hal-hal is dan lainnya,” pungkas Surono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.
Event di Jogja dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi kreatif dengan membuka peluang bagi UMKM, pekerja seni, dan pelaku usaha kreatif.
Pernikahan di Ngaglik cenderung menurun. Pendidikan dan kesiapan ekonomi menjadi pertimbangan calon pengantin sebelum menikah.
Pasar tenaga kerja AS hanya bertambah 29.000 pekerjaan pada September 2026, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%.
Xavi Hernandez mengkritik jadwal internasional yang membuat Belanda menjalani empat laga UEFA Nations League dalam 11 hari.
Basement Transhome Sleman masih mengeluarkan asap dan bersuhu tinggi. Petugas melakukan pendinginan serta pemantauan dari luar.