Gunungkidul Evaluasi Wisata Sepi, Embung Sriten Disiapkan untuk Camping
Bupati Gunungkidul meminta destinasi wisata yang sepi dievaluasi, mulai dari Embung Sriten hingga pantai dan gua, sesuai potensi kawasan.
Kas Hartadi./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Melakoni lanjutan laga Liga 2 2023/2024, PSIM Jogja kalah dari tuan rumah Bekasi FC dengan skor 1-3.
Dalam laga yang digelar di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Bekasi pada Senin (6/11/2023) sore itu, Pelatih PSIM Jogja Kas, Hartadi mengakui bahwa permainan FC Bekasi City lebih bagus dibandingkan timnya.
"Intruksi tidak ada masalah, memang permainan lawan lebih bagus di laga ini," kata Kas seusai laga.
Mantan Pelatih Dewa United itu meminta maaf kepada manajemen dan suporter lantaran timnya belum bisa memberikan hasil yang maksimal di laga ini. "Pertama saya ucapkan permintaan maaf kepada manajemen dan suporter, sore ini saya belum memberikan yang terbaik buat PSIM. Permainan tadi memang sangat ketat dan sulit, kita kecolongan di menit awal," ujarnya.
Dua gol FC Bekasi City memang tercipta dari skema serangan balik akibat kelengahan lini tengah dan belakang PSIM. Dua gol diciptakan oleh Amiruddin Saldi di menit ke-16 dan ke-38, dan satu gol lainnya dicetak dari set piece oleh Hambali Tolib di menit ke-27.
Sementara sebiji gol PSIM dihasilkan oleh Savio Sheva di menit ke-51. "Kami keasyikan menyerang tapi lupa bertahan, dua kali ya kami kecolongan," kata Kas.
BACA JUGA: Hasil Skor Liga 2 Bekasi FC Vs PSIM Jogja 3-1, Tren Menang Laskar Mataram Terputus
Juru taktik asal Solo itu pun mengakui bahwa di babak pertama lini tengah timnya kurang rapat dan kompak. Setelah melakukan perbaikan di babak kedua Hariono dan kolega memang menguasai permainan, tapi hanya menciptakan sebiji gol saja. "Lini tengah agak kurang rapat dan kompak ya di babak pertama, babak kedua kita sudah menguasai permainan tapi hanya bisa cetak satu gol," katanya.
Bek kiri PSIM, Ilham Syafri mengakui di pertandingan ini timnya kecolongan lebih dulu dan sulit membalikkan keadaan. "Kami mohon maaf kepada masyarakat Jogja dan suporter, kita belum dapat hasil baik di pertandingan tadi, kami kecolongan di menit awal babak pertama dan babak kedua kita sudah membalikkan permainan tapi namanya peluang belum bisa kita maksimalkan," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul meminta destinasi wisata yang sepi dievaluasi, mulai dari Embung Sriten hingga pantai dan gua, sesuai potensi kawasan.
Jadwal bola 27–28 Oktober 2026: PSS vs Borneo, laga Serie A, DFB Pokal, Carabao Cup, Copa del Rey, dan kompetisi Asia.
Menaker Yassierli menargetkan pembahasan awal UMP 2027 rampung akhir November 2026. Penetapannya mengacu pada PP Nomor 49 Tahun 2025.
Pemerintah menyiapkan storage minyak mentah di dalam negeri agar impor bisa langsung masuk ke Indonesia dan memperkuat ketahanan energi.
Danantara memperkuat peran KDKMP untuk menyalurkan LPG, MinyaKita, dan pupuk agar kebutuhan masyarakat desa dan kelurahan terpenuhi.
Gandung Pardiman berpulang. Golkar DIY mengenang dedikasi, semangat pantang menyerah, dan perjuangannya untuk masyarakat serta partai.