Jelang Iduladha, Permintaan Kambing di Bantul Diprediksi Meningkat
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Kas Hartadi ditunjuk sebagai Pelatih PSIM Jogja dan bertekad membawa tim itu promosi ke Liga 1 musim depan./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, BANDUNG—Pelatih Kepala PSIM Jogja, Kas Hartadi mengaku masih belum puas dengan performa anak asuhnya meski mengantongi kemenangan dalam laga melawan PSKC Cimahi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (13/11/2023).
Dalam laga itu gol kemenangan Laskar Mataram dicetak oleh bomber asing mereka Augusto Neto.
Kas menyebut, pihaknya tetap mengevaluasi mulai dari lini belakang, tengah dan depan seusai pertandingan ini. Menurutnya, transisi permainan anak asuhnya masih belum optimal.
Build up serangan dari lini belakang masih kerap gagal. Umpan-umpan yang dikirim antar pemain pun masih sering terjadi miskomunikasi. "Yang pasti kami pulang nanti dari sini tetap evaluasi mulai dari belakang, tengah dan depan terutama masalah transisi dan penyelesaian akhir," kata mantan pelatih Dewa United itu.
Kas mengapresiasi kerja keras pemainnya yang di laga ini berusaha untuk memenangkan laga. Kemenangan di laga tandang perdana pada putaran kedua ini dipersembahkannya kepada manajemen, suporter dan masyarakat Jogja. Dengan tambahan tiga poin, Hariono dan kolega masih bertahan di peringkat kedua dengan koleksi 16 poin dari delapan laga. "Yang paling penting di laga away ini adalah menang setengah gol tidak apa-apa, yang penting tiga poin," katanya.
Kas juga mengomentari penampilan tiga pemain yang menjalani laga debutnya yakni Augusto Neto, Kim Bong-jin dan Pancar Nur. Secara keseluruhan hanya Pancar yang harusnya mendapat apresiasi karena nirbobol di pertandingan perdananya.
BACA JUGA: PSKC Cimahi vs PSIM Jogja, Gol Debut Augusto Neto Amankan 3 Poin Laskar Mataram
Sementara Kim Bong-jin tampil kurang memuaskan dan tidak solid dengan pemain belakang lainnya. Pun demikian dengan Augusto yang kerap kalah saat duel udara serta kurang dalam melakukan kontrol. "Debut pemain baru terutama asing memang dia belum bisa adaptasi karena baru dua hari ya," kata Kas.
Sementara gelandang PSIM Jogja, Ghulam Fatkur Rahman merasa bersyukur dengan raihan tiga poin timnya. Menurutnya kemenangan ini merupakan hasil dari kerja keras dari semua pemain dan arahan dari pelatih. "Alhamdulillah kami bersyukur bisa mencuri tiga poin di kandang PSKC. Kita pemain menjalankan instruksi pelatih dan alhamdulillah hasilnya tiga poin," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp72.500 per kg, sedangkan telur ayam ras dijual Rp30.300 per kg.
Manajemen PSIM Jogja mengaku ingin kembali ke Stadion Mandala Krida, namun renovasi diperkirakan belum selesai musim depan.