Gempa Pacitan M 5,6 Terasa ke DIY dan Jateng, Ini Wilayah Terdampaknya
Gempa Pacitan Magnitudo 5,6 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY serta Jawa Tengah. Simak daftar wilayah yang merasakan getaran berdasarkan data BMKG.
Tangkapan layar saat polisi menembakkan gas air mata dalam kerusuhan suporter di Stadion Joko Samudro Gresik. /Twitter X.
Harianjogja.com, JOGJA—Video kerusuhan suporter dengan aparat kepolisian di Stadion Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur viral di medsos. Polisi menembakkan gas air mata berkali-kali ke arah suporter dalam kesempatan itu.
BACA JUGA : Peringatan Tragedi Kanjuruhan di Jogja, Massa Gelar Aksi Solidaritas
Sebagaimana diketahui pertandingan antara Gresik United melawan Deltras Sidoarjo dalam laga lanjutan grup 3 Liga 2 digelar Minggu (19/11/2023) sore. Hasilnya Gresik United kalah dengan skor 1-2. Kerusuhan diduga dipicu akibat kekalahan tim kemudian suporter akan melakukan protes ke manajemen akan tetapi dihalangi aparat kepolisian. Kondisi itu yang membuat suporter melakukan aksi anarkis.
Pada akun Instagram @pengamatsepakbola menuliskan kerusuhan suporter terjadi setelah pertandingan Gresik United vs Deltras Sidoarjo. “Kerusuhan terjadi ketika suporter mau demo di depan pintu VVIP. Petugas lalu mencoba menghalau, namun suporter justru melempar-lempar batu,. Petugas pun menembakkan gas air mata. Bus Pemain Deltras pun dilempari batu sekepalan tangan.. Kejadian ini membuat banyak korban luka. Astagaa.. mirisnya, dari Tragedi Kanjuruhan kita masih belum belajar,” tulis akun tersebut.
Bentrok yang terjadi antara suporter dengan aparat kepolisian ini pun viral di twitter (sekarang X). Kata ‘Kanjuruhan’ menjadi trending dengan berbagai twit netizen mengunggah video kerusuhan.
BACA JUGA : Setahun Tragedi Kanjuruhan, Duka Seorang Ibu yang Tak Lagi Berharap pada Keadilan
Beberapai akun menampilkan bentrok suporter yang melempari aparat di area stadion. Akun lain juga mengunggah aparat kepolisian berkali-kali menembakkan gas air mata di area stadion. Bahkan tampak seorang suporter meminta agar tidak menembakkan gas air mata.
Video lain juga memperlihatkan tembakan gas air mata menyasar nyaris mengenai pengguna jalan di sekitar stadion Joko Samudro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,6 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY serta Jawa Tengah. Simak daftar wilayah yang merasakan getaran berdasarkan data BMKG.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.