20 Persen SD Negeri di Sleman Kekurangan Murid, Ini Penyebabnya
Sebanyak 20% SD Negeri di Sleman belum memenuhi kuota rombel SPMB 2026. Disdik memperkuat pendidikan agama dan mengkaji opsi regrouping sekolah.
Line up Rans Nusantara FC Liga 1 2023./ Instagram
Harianjogja.com, SLEMAN—Rentetan tak pernah menang RANS Nusantara FC dalam lima laga terakhir kini makin panjang usai kekalahannya dari PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo pada Jumat (8/12/2023).
Dalam lima laga terakhir, RANS Nusantara FC harus menelan dua kali kekalahan dan tiga kali hasil imbang. Tren ini makin diperparah dengan satu lagi kekalahan yang ditelan RANS saat melawat ke Sleman. RANS harus mengakui keunggulan tipis tim tuan rumah yang berhasil membawa pulang tiga poin lewat skor 1-0.
Seusai laga, Pelatih RANS Nusantara FC, Eduardo Almeida berpandangan jika timnya bermain begitu buruk di babak pertama. Hal ini pula lah yang menyebabkan PSS sukses membuat sejumlah peluang di 45 menit pertama.
"Situasi di babak pertama, saya pikir kami tidak bermain bagus. Saya pikir hasil di babak pertama itu benar, tim yang bermain lebih baik pergi pada jeda babak dengan unggul," kara Almeida.
Tak ingin terbawa permainan tim tuan rumah, sejatinya RANS telah mencoba bangkit di babak kedua. Tim kata Almeida berusaha bermain lebih efisien. Namun hingga peluit panjang dibunyikan tak ada satu pun peluang RANS yang berbuah gol.
"Pada babak kedua, saya kira [tim] membuat beberapa peluang, kami mencoba untuk menyamakan kedudukan. Saya pikir juga di babak kedua, kami lebih baik dari pada lawan dan saya pikir hasil bisa saja menjadi imbang di akhir laga. Kami lebih efisien, lebih punya kapasitas untuk cetak gol," tandasnya.
Kendati demikian Almeida menilai PSS layak menang dalam laga ini. Untuk timnya, kekalahan ini menjadi bekal bagi tim untuk mempelajari hal-hal yang salah dalam permainan dan memperbaikinya di laga selanjutnya.
"Tim lawan pantas menang. Jadi menurut saya [tim] harus paham apa yang salah dan bersiap untuk improve tim ini di laga selanjutnya," tegasnya.
Senada dengan Almeida, pemain RANS Nusantara FC Ilham Syah mengakui PSS bermain lebih baik di babak pertama. "Ya dari saya sendiri pemain, melihat memang babak pertama kita harus akui memang PSS Sleman bermain lebih baik daripada kita," ungkapnya.
Namun Ilham sempat menyinggung kinerja wasit dalam laga ini. "Cuma mungkin sedikit ada keputusan wasit yang mungkin sedikit memberatkan, tetapi itu semua orang bisa menilai," ujarnya.
"Kita, saya sebagai pemain pun enggak bisa apa-apa juga kalau keputusan wasit sudah bulat. Cuma satu yang harus ditekankan untuk kepemimpinan wasit, semoga lebih baik," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 20% SD Negeri di Sleman belum memenuhi kuota rombel SPMB 2026. Disdik memperkuat pendidikan agama dan mengkaji opsi regrouping sekolah.
KNMP Poncosari Bantul belum beroperasi meski pembangunan selesai sejak Januari 2026. Serah terima aset dari pemerintah pusat masih ditunggu.
KPK mendalami dugaan pengumpulan uang dari 914 petani di Kuansing untuk pengurusan pelepasan kawasan hutan seluas 1.828 hektare.
Penelitian mengungkap kebiasaan scanning yang disebut menjadi salah satu kunci Lionel Messi tetap tajam di Piala Dunia 2026 pada usia 39 tahun.
Finlandia kembali menjadi negara paling bahagia di dunia pada 2026. Kedekatan dengan alam dan gaya hidup sederhana disebut menjadi kuncinya.
Libur sekolah membuat kunjungan Malioboro menembus 305 ribu orang dalam 10 hari. Lonjakan wisatawan turut meningkatkan volume sampah harian.