Atasi Krisis Air Saptosari-Panggang, PDAM Bor Sungai Bawah Tanah Ngobaran
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Skuad PSIM Jogja saat menggelar latihan malam hari sebagai persiapan adaptasi jelang melawan Semen Padang FC pada Sabtu (6/1/2023) mendatang./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Skuad PSIM Jogja diminta untuk fokus pada penglihatan saat berjumpa dengan Semen Padang FC dalam lanjutan Liga 2 2023 babak 22 besar pada Sabtu (6/12/2024) mendatang.
Bukan tanpa sebab, pada laga itu Laskar Mataram akan dijamu Kabau Sirah di Stadion H. Agus Salim pada malam hari pukul 19.00 WIB. Hariono dan kolega pun telah melaksanakan latihan malam hari untuk proses adaptasi.
Pelatih Kepala PSIM Jogja, Kas Hartadi mengatakan pertandingan pertama yang digelar malam hari di musim ini penyesuaian memang perlu dilakukan.
Juru taktik asal Surakarta ini menyebut faktor pengelihatan menjadi fokus adaptasi latihan. “Mungkin kami terbiasa bertanding sore. Kemungkinan lampu ya. Meskipun terang tapi kami tetap harus adaptasi,” ujar Kas, Minggu (31/12/2023).
Menurut pelatih berusia 53 tahun ini bermain di malam hari bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Bahkan dirinya lebih nyaman jika bermain di malam hari. “Pemanasannya lebih banyak. Menurut saya main bola lebih enak malam daripada siang. Tapi pemanasannya harus panas sekali karena agak dingin,” ujarnya.
Laskar Mataram dijadwalkan hanya berlatih malam sekali selama di Jogja. Hal ini memang hanya diperuntukkan sebagai langkah adaptasi para pemain. Selebihnya Kas Hartadi tetap ingin menggenjot performa anak asuhnya di sisi fisik dan taktikal.
Sementara Pelatih Fisik PSIM Jogja, Ruly Hidayansyah membeberkan perkembangan latihan para pemainnya. Dia menyebut, sejauh ini kondisi fisik para pemain cukup bagus menjelang melawan Semen Padang.
“Perkembangannya sejauh ini rata-rata pemain oke. Hanya ada beberapa pemain yang masih pemulihan. Sukarja sudah mulai adaptasi, gabung sama latihan. Insyaallah untuk melawan Semen Padang siap,” ungkap Ruly.
BACA JUGA: Kontra Semen Padang, Laskar Mataram Waspadai Striker Haus Gol Kabau Sirah
Pelatih berlisensi B AFC tersebut juga menambahkan bagaimana ia akan merancang latihan di fase 12 besar. “Kalau di 12 besar itu lebih ke pemulihan nanti fokus latihannya. Karena kita padat sekali. Kami fokus di pemulihan dan suplemen,” paparnya.
Jadwal untuk babak 12 besar ini terbilang cukup padat. Total lima pertadingan harus dimainkan oleh Laskar Mataram untuk bulan Januari. Maka dari itu Ruly berharap anak asuhnya tetap memiliki kondisi yang bagus.
“Semoga di 12 besar anak-anak tetap main stabil, konsisten, dan agresif seperti karakter yang pelatih kepala mau. Karena 12 besar itu pasti semua tim persiapannya harus bagus,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja 26 Oktober 2026 di Kantor Kapanewon Godean, Sleman, jam SIM Corner JCM dan Ramai Mall, serta syarat perpanjangan SIM A dan C.
AS Roma menang 4-2 atas Cagliari pada pekan kesembilan Liga Italia. Kemenangan ini membawa Roma naik ke peringkat ketiga klasemen.
Prakiraan cuaca DIY Rabu 28 Oktober 2026, Kulon Progo hingga Gunungkidul berpotensi hujan ringan, sedangkan Sleman dan Jogja berpeluang hujan petir.
Cek jadwal KSPN Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 28 Oktober 2026, lengkap dengan tarif dan jadwal pulang.
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman Rabu, 28 Oktober 2026, di MPP dan Satpas, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIM Keliling, serta syaratnya.