Mobil Brimob Tertabrak KA Bandara di Pelintasan Tanpa Penjagaan
Mobil dinas Brimob dan KA Bandara mengalami kecelakaan di Sedayu, Bantul. Polda DIY memastikan tidak ada korban maupun gangguan operasional.
Penyerang muda PSS Sleman, Hokky Caraka saat membela PSS Sleman./Istimewa- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman akan segera diperkuat dua penggawa andalannya seusai tampil di gelaran Piala Asia 2024. Penyerang PSS Sleman, Hokky Caraka yang membela Timnas Indonesia dan gelandang bertahan Super Elja, Jihad Ayoub yang bermain untuk Timnas Lebanon dijadwalkan segera merapat bersama koleganya untuk menyongsong lanjutan BRI Liga 1-2023/24.
Kembalinya dua pemain Super Elja itu dikonfirmasi langsung oleh Pelatih Kepala PSS Sleman, Risto Vidakovic. Hokky dijadwalkan mengikuti latihan bersama tim PSS kemungkinan pada pekan ini. "Kami semua tahu dia ikut bermain beberapa menit pada sebuah pertandingan. Sehingga hal itu tentu membuat dia membutuhkan waktu untuk istirahat apalagi dengan perjalanan yang cukup jauh," kata Risto pada Rabu (31/1/2024).
Berbeda dengan Ayoub yang dipastikan kembali merumput bersama Kim Kurniawan cs pada pekan ini, Risto menyebut jika kehadiran Jihad Ayoub akan sedikit lebih terlambat ke Bumi Sembada. Bukan tanpa sebab, pasalnya pemain kelahiran Venezuela tersebut masih menjalani pemulihan cedera.
"Untuk Ayoub kemungkinan dia akan pulang ke Sleman lebih lama sekitar dua pekan. Hal ini karena dia masih melakukan pemulihan cedera di Lebanon dan izin untuk urusan keluarga," tandasnya.
BACA JUGA: Beraksi sejak 2013, Ini Daftar Klub Bola yang Jadi Korban Dokter Gadungan PSS
Lebih lanjut Risto menjelaskan jika pemain asal Lebanon itu menderita cedera saat laga kontra PSIS Semarang akhir tahun lalu. "Dia mendapatkan cedera pada laga kontra PSIS Semarang pada Desember 2023. Harapannya, setelah kembali ke Sleman dia dalam kondisi terbaik," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mobil dinas Brimob dan KA Bandara mengalami kecelakaan di Sedayu, Bantul. Polda DIY memastikan tidak ada korban maupun gangguan operasional.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Sebanyak 22 mahasiswa dari 17 negara belajar pengelolaan sampah perkotaan secara langsung di Kelurahan Terban dan Baciro, Kota Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.