Ketahanan Pangan Bantul Tumbuh, BUMKal Masih Hadapi Kendala
Program ketahanan pangan Bantul berbasis Dana Desa mulai berkembang, namun kapasitas BUMKal masih menjadi tantangan utama.
Sejumlah pemain PSIM menjalani latihan persiapan menjelang menghadapi PSMS Medan, Selasa (30/1/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - PSIM Jogja dipastikan gagal lolos ke babak semifinal Liga 2 2023 meski menang melawan PSMS Medan di laga terakhirnya dengan skor 1-2. Gol kemenangan yang menyedihkan bagi Laskar Mataram itu dicetak oleh Sukarja menit 21 dan Sheva di menit 76, sementara gol tuan rumah dicetak oleh Gunawan Sihaloho di menit 79.
Dengan kemenangan itu PSIM Jogja duduk di peringkat 3 klasemen akhir grup X, punya poin sama dengan Persiraja yang kalah 1-0 di pertandingan lainnya melawan Semen Padang. Meski sama-sama mengoleksi poin sembilan dengan Persiraja, PSIM kalah selisih gol. Empat kontestan semifinal pun diraih oleh Semen Padang, Persiraja, Malut United dan PSBS Biak.
Pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengatakan, dirinya berterima kasih kepada pemain yang sore ini bermain maksimal. "Saya ucapkan banyak terima kasih sekali kepada pemain PSIM yang sore ini bermain sangat luar biasa dan bisa memenangkan pertandingan. Kemenangan ini buat manajemen dan suporter yang ada di Jogja," katanya.
Kas menyebut, meski timnya tidak lolos ke fase selanjutnya tapi dirinya bangga telah membersamai Laskar Mataram selama musim ini. "Tim sangat bagus diawali dengan kebersamaan dan kekeluargaan yang sangat kuat sekali bagi manajemen, pelatih dan official. Jadi kita sudah bilang ke semua pemain agar berusaha untuk lolos ke fase selanjutnya, tapi kita kalah dari jumlah goal," jelasnya.
BACA JUGA: Bertandang ke Markas PSMS Medan, PSIM Jogja Incar Tiga Poin
Sementara gelandang PSIM Sheva meminta maaf kepada suporter bahwa Laskar Mataram gagal lolos ke semifinal Liga 2 musim ini. "Saya mohon maaf kepada suporter Jogja langkah kita terhenti sampai 12 besar tapi pertandingan kali ini kita bisa menang dan kemenangan ini kami persembahkan bagi seluruh suporter," ujarnya.
Asisten pelatih PSMS Medan Legimin Raharjo mengaku pemainnya sudah berlaga maksimal fi pertandingan ini, tetapi hasil berbicara lain. "Kami ninta maaf hasilnya ga sesuai, kita kalah di kandang. Semua sudah bermain maksimal tapi hasil mengecewakan kita, sekali lagi kami minta maaf," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program ketahanan pangan Bantul berbasis Dana Desa mulai berkembang, namun kapasitas BUMKal masih menjadi tantangan utama.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.749 per dolar AS. Simak penyebab, sentimen global, dan proyeksi pergerakan kurs terbaru.
Harga emas 26 Mei 2026: UBS dan Galeri24 naik, Antam turun ke Rp2,798 juta per gram. Simak daftar lengkapnya di sini.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.