Pria Pacitan Disiram Cairan Kimia saat Berangkat ke Pasar
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Pelatih timnas U-16 Nova Arianto./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih Tim Nasional U-16 Indonesia, Nova Arianto mengaku puas dengan kualitas pemain yang mengikuti seleksi tahap keempat untuk skuad Piala AFF U-16 dan Piala Asia U-17. Seleksi tahap keempat berlangsung pada 28-31 Maret 2024 dan diikuti 36 pemain di Jakarta International Stadium.
“Kualitas pemain-pemain di tahap ini sebenarnya secara kualitas mereka di atas yang tahap pertama," kata Nova usai memimpin latihan tim di lapangan latihan Jakarta International Stadium pada Minggu (31/3/2024).
"Karena semua pemain yang hadir di sini kan sebetulnya rata-rata berasal dari tim yang lolos di delapan besar Elite Pro Academy. Secara pengalaman bertanding dan jam bertanding mereka lebih baik, dan secara kualitas pun bisa kita lihat mereka lebih baik,” sambung Nova.
Nova mengungkapkan hal menantang adalah mengubah gaya bermain para pemain asuhannya, yang memerlukan penyesuaian akibat perbedaan cara bermain di klubnya masing-masing.
"Karena di setiap klub kan secara filosofi pasti berbeda-beda. Jadi di sini saya punya filosofi sendiri dan saya harap pemain bisa bermain sesuai dengan filosofi yang saya mau. Pemain yang bisa masuk di tim saya adalah pemain yang bisa bermain sesuai dengan yang saya mau,” kata eks pemain Persib Bandung itu.
BACA JUGA: 34 Pemain Dipanggil untuk Seleksi Timnas Indonesia U-16 Tahap Ketiga, Ini Daftranya
Salah satu hal yang kerap ditekankan Nova adalah skuadnya dapat memainkan permainan yang mengandalkan kerja sama tim dan menggulirkan bola ke depan. “Sebenarnya bermain bola itu mudah, tapi dipersulit oleh pemain sendiri. Karena pemain membuat sesuatu yang ketimbang passing, dia mau dribel Dia selalu kontrol. Itu membuat irama pertandingan akan hilang," kata Nova.
"Itu yang saya sedikit kecewa atau marah, karena saya harapkan main bola ke depan kan tidak bisa seperti itu. Karena pengalaman di Piala Asia kemarin, saat lawan Jepang, saat lawan Australia, timnas Indonesia tidak bisa terima bola dengan enak."
Faktor dasar lainnya adalah fisik para pemain yang diharapkannya berada di atas rata-rata. “Kalau level fisik ya kita punya standar ya menuju sampai di (Piala) AFF (U-16), kita VO2Max-nya harus di angka 50 ya. Dan untuk menuju Kualifikasi Piala Asia target saya adalah di 55, dan di berikutnya dia bisa sampai di 60,” pungkas mantan asisten pelatih timnas senior Shin Tae-yong itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Malioboro dipadati 50.138 wisatawan saat long weekend. Puncak kunjungan terjadi malam hari di Jogja.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Aston Villa menang 4-2 atas Liverpool di Liga Inggris 2025/2026 dan memastikan tiket Liga Champions musim depan.