Indonesia Hanya Punya 66 Dokter Aritmia untuk 280 Juta Penduduk
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Sepakbola -Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Warganet dan juga para tim nasional sepak bola Indonesia diminta agar tidak melakukan tindakan diskriminatif terhadap fan perempuan.
Hal ini diutarakan anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Arya Sinulingga.
"Kami berharap suporter atau netizen tolong jangan diskriminatif terhadap perempuan, dengan mengatakan hal-hal yang tidak benar mengenai fan perempuan Indonesia," kata Arya dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/5/2024), mengomentari isu diskriminasi dalam dunia sepak bola di Indonesia.
Menurut dia, jika ada ada suporter yang melakukan diskriminasi yang dimaksud, maka itu sama saja dengan melakukan penghinaan gender.
Arya menegaskan, tindakan diskriminatif sangat bertentangan dengan nilai-nilai baik yang ada di dunia sepak bola internasional, sehingga tidak boleh menjadi budaya ke depannya.
Lebih lanjut dia menegaskan, musuh utama dari sepak bola adalah tindakan diskriminatif dan tidak menghargai persatuan sesama pencinta olahraga tersebut.
BACA JUGA: Polemik Pemotongan Gaji untuk Tapera, DPR Bakal Panggil Pemerintah
"Jadi netizen atau suporter harus mulai belajar menghargai nilai-nilai di dalam sepak bola yang menjunjung tinggi unity, tidak rasis, tidak bias gender, itu musuh utama dari sepak bola di dunia. Jadi sebagai suporter sepak bola tolonglah jangan melakukan hal-hal seperti itu," ujar dia.
Di sisi lain, tim nasional sepak bola Indonesia bakal melakoni dua laga penting pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dalam waktu dekat.
Skuad asuhan Shin Tae-yong (STY) dijadwalkan menghadapi Irak pada 6 Juni, lalu Filipina lima hari kemudian atau tepatnya 11 Juni.
Sebelum dua pertandingan itu, skuad Garuda terlebih dahulu melakoni laga uji coba versus Tanzania pada Minggu (2/6/2024).
Para pemain timnas juga sudah mulai berkumpul di salah satu hotel di Jakarta sejak Senin (27/5), guna menjalani rangkaian pemusatan latihan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.