Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Tangkapan layar pengeroyokan wasit saat laga tarkam di Semarang. - Instagram @forumwasitindonesia
Harianjogja.com, SEMARANG—Hadi Soeroso, wasit yang memimpin laga antara Putra Bakti (Kabupaten Semarang) vs Ar Raffi FC (Kabupaten Boyolali) dalam turnamen tarkam bertajuk Bener Bersatu Cup, Minggu (2/6/2024) lalu menjadi korban pengeroyokan pemain dan suporter. Kasus itu pun benar-benar akan dibawa ke jalur hukum oleh pihak korban.
Dikutip dari unggahan akun Instagram @forumwasitindonesia, Senin (3/6/2024), kuasa hukum korban, Handrianus Handyar Rhaditya dan Lugud Endro Susilo sepakat membawa kasus pengeroyokan itu ke jalur hukum.
“Kami telah membuat laporan secara resmi ke Polsek Tengaran pada siang tadi pukul 14.00 WIB,” ucap mereka saat menjenguk korban di RST dr. Asmir Salatiga, Senin (3/6/2024), dikutip dari akun Instagram @forumwasitindonesia.
Mereka menegaskan bahwa laporan ke Polsek Tengaran tersebut bersifat sementara dan nantinya segera diteruskan ke Polres Semarang.
BACA JUGA: Ikut Keroyok Wasit Saat Main Tarkam, 5 Pemain Bakal Dilaporkan Polisi, Ada Nama Eks PSIM
Dalam laporannya, kata mereka, ada tujuh nama yang diadukan. “Jumlah ini bisa bertambah setelah nanti ada pengembangan dari pihak kepolisian mengenai terlapor.”
Diketahui, seorang wasit pertandingan kompetisi tarkam hingga dikabarkan harus dirawat di rumah sakit. Kompetisi tarkam bertajuk Bener Bersatu Cup yang digelar di Lapangan Pule Tugu Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (2/6/2024) tersebut mempertemukan tim Putra Bakti FC (Kabupaten Semarang) kontra Ar Raffi (Kabupaten Boyolali).
Dikutip dari unggahan akun Instagram @forumwasitindonesia, kericuhan itu terjadi awalnya memang hanya melibatkan pemain Putra Bakti FC, tetapi kemudian meluas hingga melibatkan penonton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.
Kemudahan akses investasi digital yang kian masif justru memicu meningkatnya risiko bagi generasi muda, sehingga literasi keuangan dinilai menjadi kebutuhan.
Ramalan zodiak 13 Mei 2026: Aries & Scorpio waspadai konflik asmara. Ada pengeluaran mendadak. Simak saran untuk 12 zodiak agar hari lebih tenang.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil dominan dan menang hanya 23 menit pada hari pertama Thailand Open 2026 di Bangkok.
Tanggal 13 Mei diperingati sebagai World Cocktail Day, World Fair Trade Day, dan National Apple Pie Day.