Lebih dari 44 Ribu Anak dari Keluarga Miskin Kembali Bersekolah Gratis
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Bentuk Trofi Juara Liga 1 2022/2023/ LIB
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan bahwa penyelenggaraan kompetisi Liga 1 musim depan masih tanpa kehadiran suporter tandang.
Erick menjelaskan bahwa keputusan itu diambil karena sepak bola Indonesia masih berada di bawah sorotan FIFA, setelah beberapa kasus yang terjadi seputar pertandingan sepak bola di tanah air.
“Untuk yang suporter tandang, itu dari surat FIFA jelas. Transformasi yang ada di PSSI ini kan masih dalam peninjauan. Kemarin baru saja FIFA mengirim tim untuk mengecek beberapa fasilitas apakah sesuai dengan standar FIFA,” kata Erick pada konferensi pers di Gedung Danareksa, Jakarta, Kamis.
“Kita juga tidak boleh menutup mata, saya rasa beberapa pertandingan di liga di tahun kemarin pun masih banyak isu-isu yang suporter terluka. Bahkan ada pimpinan polisi terluka. Belum kemarin ada masyarakat yang mobilnya plat apa, di dalamnya ada anak kecil, kacanya pecah,” katanya.
Sosok yang juga merupakan mantan pemilik klub Italia Inter Milan itu mengatakan sampai saat ini dirinya belum mendapatkan surat peringatan dari FIFA. Namun Erick mengingatkan bahwa FIFA berpeluang mengait-ngaitkan masalah terkini dengan kerusuhan-kerusuhan yang dulu pernah terjadi di sepak bola Indonesia.
“Nah jadi kalau saya lebih baik kita introspeksi diri. Liga di tahun depan bukan musim ini akan menerapkan semua sistem daripada ticketing yang sudah melakukan data yang tepat. Jadi sudah tidak hanya jual beli tiket biasa,” ucap Erick.
Salah satu pendekatan yang dapat digunakan oleh liga kata Erick adalah dengan menggunakan ticketing daring dan menggunakan basis data suporter, sebagaimana yang telah dilakukan pada pertandingan-pertandingan timnas.
“Jadi kita tunggu saja seperti apa review dari FIFA, kondisi kepada suporter. Saya pasti mendukung suporter untuk bisa hadir. Tetapi kalau melihat dari kejadian-kejadian yang masih terjadi selama musim kemarin, saya rasa kita juga mesti introspeksi diri, kita belum baik-baik saja. Masih banyak kendala, yang tentu terjadi kericuhan di sana-sini yang kita harapkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.
Jadwal Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hari ini mencakup 21 cabor, termasuk esports, atletik, bulu tangkis, wushu, dan angkat besi.