Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026, Tarif Rp8.000
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Joachim Andersen mencetak gol ke gawang Denmark hingga kemudian dianulir wasit karena offside. //Michael Regan/Uefa/Getty Images/The Guardian.
Harianjogja.com, JOGJA—Hasil pertandingan antara Jerman vs Denmark 16 Besar EURO 2024 berakhir skor 2-0 keunggulan Der Panzer, di Signal Iduna Park, Minggu (30/6/2024) dinihari. Hasil ini mengantarkan Jerman melaju ke perempat final EURO 2024.
Adapun Jerman harus menyusul Italia dengan gagal melaju perempat final EURO 2024. Sekaligus mengakhiri babak 16 besar sama-sama tanpa gol.
Berdasarkan statistik pertandingan penguasaan bola, Jerman mencapai 55% dengan 15 kali tembakan ke arah pertahanan lawan, 9 di antaranya tepat sasaran, 534 passing dan 88% akurat. Adapun Denmar penguasaan bola 45% dengan 11 kali tembakan ke arah pertahana lawan, hanya 2 yang tepat sasaran ke gawang, 444 passing 83 akurat.
Skor tersebut dicetak di awal babak kedua di antaranya lewat penalti Kai Havertz di menit ke-53 dan Jamal Musiala di menit ke-68. Pertandingan babak pertama sempat dihentikan karena kondisi cuaca buruk, petir dan kilat terus menggelegar disertai hujan deras. Pertandingan pada babak pertama berlangsung tanpa skor, kedua tim saling serang namun tidak membuahkan hasil. Jerman gagal melakukan finishing sehingga skor tetap 0-0 di babak pertama.
Gol Denmark dianulir wasit. Berawal dari tendangan bebas di sisi kiri lapangan yang dilakukan Eriksen dan bola dengan sempurna ke dalam kotak penalti. Di tiang jauh, Vestergaard melompat tinggi dan berhasil menjaga bola dengan sentuhan yang cermat.
Andersen terlihat dalam posisi offside, namun wasit membiarkan permainan berlanjut. Bola akhirnya jatuh ke kaki Andersen. Dengan cepat dia menyapu bola ke sudut kiri bawah gawang. Penjaga gawang tidak memiliki kesempatan untuk bereaksi, dan bola bersarang dengan sempurna di gawang. Para pemain dan pendukung sempat merayakan gol namun Denmark yang merasakan kekecewaan akibat keputusan wasit, euforia itu segera terhenti ketika Michael Oliver meniup peluit dan mengindikasikan offside.
Pada babak kedua Jerman terus menekan. Hingga akhirnya di menit ke-52 situasi semakin memanas ketika bola bergerak cepat di dekat kotak penalti. Raum menguasai bola dengan baik, sementara Joachim Andersen berusaha keras untuk mempertahankan pertahanannya. Meski pun ruang di antara mereka sangat sempit, bola tampaknya menyentuh tangan Andersen yang berada jauh dari tubuhnya.
Wasit Michael Oliver, berlari ke sisi lapangan untuk melihat layar VAR. Suasana stadion berubah tegang, dengan setiap mata tertuju pada keputusan yang akan diambil. Oliver melihat tayangan ulang beberapa kali sebelum akhirnya membuat gerakan menggambar TV di udara dan menunjuk ke titik penalti.
Keputusan ini langsung mengundang sorakan dari para pendukung lawan dan keluhan dari tim Andersen. Dalam satu menit yang penuh tekanan, Joachim Andersen menghadapi ketidakberuntungan yang besar, dengan keputusan penalti yang tidak bisa dihindari.
Havertz maju sebagai eksekutor penalti, menghadap kiper lawan, Schmeichel, yang berusaha keras untuk tetap fokus. Dengan ketenangan dan presisi, Havertz menceploskan bola ke sudut kanan bawah, tak terbendung meskipun Schmeichel telah bergerak ke arah yang benar. Gol tersebut menciptakan kegemparan di Dortmund, dengan penonton merayakan dengan penuh semangat. Skor menjadi 2-0.
Pertandingan berlangsung kian sengit saat Schlotterback mengirimkan umpan panjang di sisi kiri lapangan. Bola melambung tinggi, Musiala yang segera berlari mengejarnya dengan kecepatan penuh. Di seberang lapangan, penjaga gawang Denmark, Schmeichel memperhatikan bola dengan cermat dan memutuskan untuk tetap berada di posisinya.
Adapun Musiala berhasil menguasai bola dan dengan cepat memasuki kotak penalti. Di tengah kotak, Fullkrug sudah siap dan menunggu umpan mendatar yang akan memberinya peluang emas untuk mencetak gol dengan mudah. Musiala tidak memberikan umpan kepada Fullkrug, dia membuka tubuhnya dan dengan tenang mengarahkan tembakan yang sempurna ke sudut kanan bawah gawang dan berbuah gol skor 2-0 keunggulan untuk Jerman.
Hasil ini mengantarkan Jerman melaju ke perempat final EURO 2024. Sedangkan Denmark harus terhenti di babak 16 besar, tersingkir bersama Italia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.
Manchester City juara Piala FA 2026 usai mengalahkan Chelsea 1-0. Pep Guardiola mencetak rekor baru dan memastikan double winner domestik.