JBBA 2026: Ekonomi Berkelanjutan Penting bagi Korporasi dan Instansi
JBBA 2026 mendorong korporasi dan instansi publik mengadopsi ekonomi berkelanjutan sebagai strategi bisnis dan tata kelola.
Pemain dan ofisial Timnas U-19 Indonesia mengungkapkan rasa syukur usai mengalahkan Timnas Malaysia dalam pertandingan semifinal AFF U-19, Sabtu (27/7/2024)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas U-19 Indonesia berhasil mengamankan tiket babak Final Piala AFF U-19 setelah mengalahkan Malaysia dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (27/7/2024) malam. Di babak final, Indonesia akan menantang Thailand yang di babak semifinal mengalahkan Australia 1-0.
Timnas Indonesia menang berkat gol Alfharezzi Buffon di menit ke-78 babak kedua setelah adanya kemelut di depan gawang Malaysia. Skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia bertahan hingga pertandingan usai.
Di babak final, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Thailand U19 yang berhasil menyingkirkan Australia di babak semifinal. Thailand menang berkat gol bunuh diri Leonard di menit ke-13 babak pertama.
Jadwal final Piala AFF U-19 antara Indonesia vs Thailand akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Senin (29/7/2024) malam di Stadion Gelora Bung Tomo pada pukul 19.30 WIB.
Sementara itu, pertandingan perebutan peringkat tiga antara Malaysia vs Australia akan digelar di hari yang sama tetapi dimainkan pukul 15.30 WIB.
Untuk menyaksikan laga seru final antara Indonesia vs Thailand, Anda bisa mengakses tautan berikut ini:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Tiket MotoGP Mandalika 2026 mulai bisa ditukar di tiga lokasi. Simak jadwal, kategori tiket, jam layanan, dan syarat penukarannya.
Fitriani/Fadona meraih perak padel putri Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang dengan skor 3-6, 4-6.
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
UGM mencatat 35 komersialisasi paten dengan nilai royalti Rp15 miliar, tertinggi di Indonesia, disusul ITB dan IPB.