Harga iPhone 12, 13, 14, 15, dan 16 di Bulan September 2025
Bulan September tampaknya menjadi bulan yang tepat buat Anda yang ingin membeli produk terbaru Apple.
Petinju transgender yang berasal dari Aljazair, Imane Khelif (kanan) memaksa petinju asal Italia Angela Carini (kiri) mundur dari Olimpiade Paris 2024 pada Kamis (1/8/2024). Ist/olimpiadeparis2024
Harianjogja.com, JAKARTA—Aksi petinju Aljazair, Imane Khelif yang membuat lawannya, petinju Italia, Angela Carani jadi sorotan. Imane yang seorang transgender dinilai masih memiliki aspek pria biologis, sehingga dianggap tak layak menghadapi petinju perempuan.
Selain Imane Khelif, berikut adalah beberapa atlet transgender yang berkompetisi di Olimpiade Paris 2024.
Kemenangan petinju transgender Imane Khelif terhadap pentinju wanita Angela Carini membuat geger pecinta olahraga tinju dunia. Pertandingan pertama babak 16 besar dimulai ketika Khelif menghantam wajah petinju Italia itu dengan tangan kanannya.
Hanya dalam waktu 46 menit, Carini mengundurkan diri dari pertandingan dalam waktu kurang dari satu menit, dan petinju Aljazair itu maju ke babak berikutnya. "Saya menerima dua pukulan di hidung, dan saya tidak bisa bernapas lagi, itu sangat menyakitkan. Saya mendatangi Maestro Renzini, dan dengan kedewasaan dan keberanian, saya berkata cukup, kata petinju Italia itu setelah pertandingan. Tetapi Imane Khelif bukan satu-satunya.
Dilansir dari Diario AS, Imane Khelif bukan satu-satunya transgender di kategori tinju wanita.
Selain Khelif, adapula petinju Lin Yu-ting yang mewakili Taiwan. Li Yu-ting adalah petinju lain yang menurut Asosiasi Tinju Internasional (IBA), memiliki kromosom XY.
Kedua petinju itu sebelumnya pernah didiskualifikasi dari Kejuaraan Dunia Tinju 2023.
Presiden IBA, Umar Kremlev mengatakan keputusan itu diambil karena para atlet diduga ingin mencoba menipu rekan-rekan mereka dan menyamar sebagai wanita.
BACA JUGA: Dihajar Petinju Transgender, Angela Carini Mundur di Olimpiade Paris 2024
Pada Olimpiade Tokyo 2020, atlet angkat besi Selandia Baru, Laurel Hubbard menjadi atlet transgender pertama yang berkompetisi di Olimpiade pada kategori 191 pon (87 kg).
Atlet transgender lain yang berpartisipasi dalam Olimpiade edisi terakhir adalah pemain sepak bola Kanada, Quinn yang juga berpartisipasi di Paris 2024.
Selain kasus khusus Quinn, Khelif, dan Yu-ting, tidak ada atlet transgender yang akan berpartisipasi dalam Olimpiade Paris 2024.
Perlu dicatat bahwa kasus atlet lintasan dan lapangan AS, Nikki Hiltz tidak dihitung karena meskipun dia transgender dan nonbiner, dia selalu berkompetisi dalam kategori wanita, dan bagi IOC, ia secara fisik dihitung sebagai wanita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Bulan September tampaknya menjadi bulan yang tepat buat Anda yang ingin membeli produk terbaru Apple.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.