Program Regenerasi Wasit Dibahas di Kongres Biasa PSSI DIY 2024

Yosef Leon
Yosef Leon Sabtu, 10 Agustus 2024 15:27 WIB
Program Regenerasi Wasit Dibahas di Kongres Biasa PSSI DIY 2024

Sepak bola - Ilustrasi/StockCake

Harianjogja.com, JOGJA—Asprov PSSI DIY akan menggencarkan upaya pembinaan dan peminatan wasit sebagai upaya regenerasi terhadap pengadil pertandingan di wilayah setempat. Hal ini dibahas dalam agenda Kongres Biasa Asprov PSSI DIY 2024 pada Sabtu (10/8/2024) yang diikuti oleh perwakilan klub, Askab dan Askot PSSI setempat.

Ketua Umum PSSI DIY Dessy Arfianto mengatakan kongres biasa ini merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan.

Di dalamnya dibahas berbagai program kerja federasi selama setahun ke depan. Salah satunya soal pembinaan wasit dan upaya regenerasi profesi itu.

"Utamanya kami mendorong peminatan soal stakeholder sepak bola khususnya wasit," kata Dessy, Sabtu.

Menurutnya ada banyak profesi yang bisa digeluti dalam industri sepak bola, tidak hanya pada pemain saja.

Salah satunya wasit atau pengadil pertandingan yang disebut Dessy kurang diminati oleh generasi muda. Padahal profesi ini cukup menjanjikan jika ditekuni dan diseriusi dengan optimal.

"Belum lama ini Gunungkidul mengadakan rekrutmen yang pembiayaannya ditanggung pemerintah tapi tidak ada peminat, ini kan sayang sekali," ungkapnya.

BACA JUGA: Mulai Hari Ini Harga Pertamax Naik

Dessy menambahkan, untuk menumbuhkan minat generasi muda pada profesi wasit pihaknya akan terjun untuk sosialisasi ke sekolah sepak bola (SSB) dan mengadakan program wasit cilik. Dengan begitu diharapkan anak-anak usia muda akan tertarik dalam menggeluti profesi itu.

"Selain itu kami juga akan membuka kelas wasit di akhir pekan agar mantan pemain atau yang berminat itu bisa ikut tanpa bolos kerja. Kami juga mendorong para wasit yang sudah bertugas untuk semakin kompeten. Kami sudah ada yang dari FIFA, kemudian juga dua wasit Liga 2 dari DIY ada yang promosi ke Liga 1," jelasnya.

Di sisi lain dalam Kongres Biasa 2024 itu Asprov PSSI DIY juga akan melaporkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya serta laporan keuangan dan kegiatan yang akan dijalankan depan. Selain itu forum juga akan membahas permohonan persetujuan anggota dan perubahan nama klub.

"Yang penambahan anggota ada dari Gunungkidul Soccer dan yang mau ubah nama itu Bantul United," jelasnya.

Dessy memastikan bahwa untuk tahun 2024/2025 Asprov PSSI masih akan menjalankan program rutin berupa gelaran Piala Soeratin, Pertiwi, Liga 3, usia muda mulai dari 9, 10, 11, 12 tahun.

"Untuk kompetisi tetap akan berjalan sebagaimana tahun lalu agar pengembangan sepak bola usia muda dan lokal terus berjalan," katanya.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online